JAMBI, Newsline.id – Polda Jambi memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), melalui Apel Personel Operasi Aman Nusa II Tahun 2026.
Apel digelar Senin (28/9/2026) pagi di Lapangan Hitam Mapolda Jambi. Kegiatan dipimpin Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., dan diikuti Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, S.I.K., M.H., para Kasubsatgas Aman Nusa II Polda Jambi serta personel yang terlibat dalam operasi.
Dalam arahannya, Wakapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah menjalankan Operasi Aman Nusa II 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mewakili pimpinan mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan Operasi Aman Nusa II 2026. Sudah banyak kegiatan yang dilakukan dalam upaya mencegah dan menanggulangi bencana alam, khususnya karhutla,” ujar Yani.
Ia menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan berkelanjutan dan sinergi berbagai pihak. Personel juga diminta menjadikan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Wakapolda turut mengingatkan personel agar tidak menjadikan berbagai tantangan di lapangan sebagai hambatan dalam menjalankan tugas.
“Dalam bertugas tentunya kita akan menghadapi berbagai tantangan, termasuk adanya cemoohan atau pihak yang menyepelekan tugas kita. Jadikan hal tersebut sebagai motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk terus memperbaiki diri,” tegasnya.
Selain kesiapan operasional, Yani menekankan pentingnya tertib administrasi selama pelaksanaan operasi. Setiap personel diminta menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta mengutamakan keselamatan.
Polda Jambi Dorong Sinergi Lintas Instansi
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Operasi Aman Nusa II merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat menghadapi potensi bencana karhutla.
“Polda Jambi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Kesiapsiagaan personel, respons cepat, serta sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, Manggala Agni dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana,” ujar Erlan.
Menurutnya, upaya pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat. Peran masyarakat juga diperlukan untuk menjaga lingkungan dan mencegah aktivitas pembakaran hutan maupun lahan.
“Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan peran bersama. Apabila menemukan adanya potensi karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan apel tersebut, Polda Jambi menegaskan kesiapan personel dalam menghadapi potensi karhutla sekaligus memastikan Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 berjalan secara tertib, terukur, serta mengutamakan keselamatan masyarakat dan personel di lapangan.
Editor : M. Abyan A








