Kerinci, NewslineJambi.id – Semangat Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 menggema di Bumi Sakti Alam Kerinci melalui pelaksanaan upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah Siulak, Rabu (20/05/2026).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si dan dirangkaikan dengan peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55 Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti unsur Forkopimda, jajaran ASN, TNI-Polri, kepala OPD, pelajar, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen pemerintahan di Kabupaten Kerinci.
Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme, menjaga persatuan, serta meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan perkembangan zaman di era digital.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, Bupati Monadi menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremonial tahunan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, inovasi, dan pengabdian bagi kemajuan daerah dan bangsa.
Menurutnya, tantangan global saat ini menuntut seluruh elemen masyarakat untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat kualitas sumber daya manusia, dan menjaga persatuan sebagai modal utama pembangunan.
“Semangat kebangkitan harus terus hidup melalui kolaborasi, inovasi, dan pengabdian untuk kemajuan daerah dan bangsa,” tegas Bupati Monadi di hadapan peserta upacara.
Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor perubahan dengan meningkatkan literasi digital, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta memanfaatkan teknologi secara positif demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Selain memperingati Hari Kebangkitan Nasional, momentum tersebut juga dirangkaikan dengan Hari Kearsipan Nasional ke-55. Dalam kesempatan itu, Bupati Monadi menekankan pentingnya membangun budaya sadar arsip di lingkungan pemerintahan.
Menurutnya, pengelolaan arsip yang baik merupakan bagian penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, modern, dan akuntabel.
“Arsip bukan hanya dokumen administrasi, tetapi bagian penting dari sejarah, memori bangsa, dan dasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan,” ujarnya.
Peringatan Harkitnas dan Hari Kearsipan Nasional di Kabupaten Kerinci tahun ini berlangsung penuh semangat dan menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa harus dimulai dari penguatan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.
Melalui momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap semangat persatuan, gotong royong, dan inovasi terus tumbuh di tengah masyarakat demi mewujudkan Kerinci yang maju, mandiri, dan berdaya saing di masa depan. (Fer)
Editor : Periyan







