JAMBI, Newsline.id – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Jambi menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) di Gedung KONI Jambi, Kamis (18/6/2026). Agenda utama forum tersebut adalah evaluasi program kerja organisasi sekaligus pemilihan Ketua Umum PODSI Jambi periode 2026–2030.
Musprov berlangsung dinamis dengan menghadirkan dua kandidat yang maju dalam bursa pencalonan ketua umum, yakni Muhammad Harir Khodari dan Wawan. Keduanya siap bersaing memperebutkan mandat untuk memimpin organisasi dayung Jambi dalam empat tahun ke depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bidang Organisasi PB PODSI Kolonel Muhadi, Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi, serta Ketua Pengprov PODSI Jambi periode 2022–2026 Hasan Mabruri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi memberikan apresiasi atas capaian PODSI Jambi selama kepemimpinan Hasan Mabruri. Menurutnya, cabang olahraga dayung telah menunjukkan kontribusi besar terhadap prestasi olahraga Provinsi Jambi, khususnya pada ajang PON Aceh-Sumut.
Pada pesta olahraga nasional tersebut, PODSI berhasil menyumbangkan dua medali emas bagi kontingen Jambi, sekaligus menjadi salah satu cabang olahraga andalan daerah.
“Capaian ini menjadi modal sekaligus tantangan bagi kepengurusan yang baru. Kami berharap ketua umum terpilih mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang sudah diraih,” ujar Mat Sanusi.
Ia menegaskan, target besar yang harus dipersiapkan sejak dini adalah menghadapi Babak Kualifikasi (BK) PON 2027 serta PON NTB–NTT 2028. KONI Jambi berharap semakin banyak atlet dayung yang mampu lolos ke PON dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Pengprov PODSI Jambi demisioner Hasan Mabruri menyampaikan rasa syukur atas perjalanan kepengurusannya yang telah menuntaskan satu periode penuh.
Menurut Hasan, salah satu target utama saat dirinya menerima amanah sebagai ketua adalah mengembalikan kejayaan olahraga dayung Jambi. Upaya pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan akhirnya membuahkan hasil dengan hadirnya medali emas pada ajang PON terakhir.
“Hasil yang diraih merupakan buah dari kerja keras seluruh atlet, pelatih, pengurus, dan dukungan pemerintah daerah. Pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci lahirnya prestasi,” katanya.
Di akhir masa jabatannya, Hasan juga menyampaikan pesan kepada seluruh insan dayung Jambi agar tetap mengutamakan pembinaan atlet di atas berbagai dinamika organisasi.
Menurutnya, perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang wajar, namun kepentingan atlet dan prestasi daerah harus tetap menjadi prioritas utama.
Musprov PODSI Jambi diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang mampu menjaga tradisi prestasi sekaligus membawa olahraga dayung Jambi tampil lebih kompetitif pada ajang nasional mendatang.
Siapa pun yang terpilih nantinya akan memikul tugas besar untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih serta mewujudkan target meraih hasil terbaik pada PON NTB–NTT 2028. (*/Red)
Editor : Riyanto








