PHE OSES Terapkan CEOR Offshore Pertama di Indonesia, Dorong Produksi Minyak dari Lapangan Mature

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, NEWSLINE.ID – PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) resmi memulai penerapan Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) berbasis polimer di Lapangan Rama, Wilayah Kerja Southeast Sumatra (WK SES). Langkah ini menjadi implementasi teknologi CEOR lepas pantai (offshore) pertama di Indonesia untuk meningkatkan produksi minyak dari lapangan yang telah memasuki fase mature.

Peluncuran ditandai dengan seremoni injeksi perdana polimer di RDTX Square, Jakarta, Rabu (8/7), yang dihadiri Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, jajaran direksi PT Pertamina (Persero), Pertamina Hulu Energi, serta para pemangku kepentingan di sektor hulu migas.

Sebelum memasuki tahap implementasi, proyek ini telah melalui berbagai tahapan kajian, mulai dari studi bawah permukaan (subsurface), pengujian laboratorium, desain rekayasa, analisis keekonomian, hingga manajemen risiko. Seluruh proses juga mendapat evaluasi dari para ahli Enhanced Oil Recovery (EOR) di lingkungan SKK Migas dan Pertamina guna memastikan kesiapan teknis, operasional, dan aspek keselamatan.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teknologi polymer flooding bekerja dengan menginjeksikan larutan polimer ke dalam reservoir minyak untuk meningkatkan efisiensi penyapuan (sweep efficiency), sehingga minyak yang sebelumnya sulit diproduksikan dapat terdorong menuju sumur produksi secara lebih optimal. Metode ini menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan tingkat perolehan minyak (recovery factor) pada lapangan yang telah lama berproduksi.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa lapangan migas yang telah berusia tua masih memiliki potensi besar apabila didukung inovasi dan teknologi yang tepat.

“Lapangan mature bukan aset yang selesai, melainkan membutuhkan pendekatan baru agar tetap produktif dan terus memberikan kontribusi terhadap ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyebut injeksi perdana polimer di Lapangan Rama sebagai tonggak penting dalam pengembangan teknologi EOR di Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan proyek ini diharapkan mampu meningkatkan recovery factor sekaligus mendukung kenaikan lifting minyak nasional, terutama dari lapangan migas lepas pantai yang telah memasuki fase penurunan produksi.

PHE OSES menargetkan manfaat optimal proyek CEOR ini dapat dicapai hingga tahun 2030. Selain meningkatkan produksi minyak, proyek tersebut juga diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan teknologi chemical EOR di lapangan offshore lainnya di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

Implementasi CEOR ini sekaligus menegaskan komitmen Pertamina Group dalam menghadirkan inovasi teknologi yang aman, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi industri hulu migas nasional. (*/Ry)

Editor : Riyanto

Berita Terkait

Mentan Amran Tegaskan Penindakan Beras Ilegal Penting untuk Lindungi Petani dan Swasembada
BMKG Minta Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor Akhir 2026
OJK Terbitkan Dua Aturan Baru untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Dua Bhabinkamtibmas Polda Jambi Raih Kompolnas Awards 2026 Kategori Peace
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome, Tekan Biaya dan Tingkatkan Mutu
Honda New Rebel 1100 Dapat Warna Baru, Tampil Makin Premium
Kepesertaan JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Dorong Faskes Tingkatkan Mutu Layanan
Jelang HUT ke-36, JNE Gandeng Muklay Ubah Armada Pengiriman Jadi Galeri Seni Berjalan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:55 WITA

Mentan Amran Tegaskan Penindakan Beras Ilegal Penting untuk Lindungi Petani dan Swasembada

Selasa, 22 September 2026 - 16:35 WITA

BMKG Minta Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor Akhir 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 10:56 WITA

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Sabtu, 19 September 2026 - 10:48 WITA

Dua Bhabinkamtibmas Polda Jambi Raih Kompolnas Awards 2026 Kategori Peace

Jumat, 18 September 2026 - 08:24 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome, Tekan Biaya dan Tingkatkan Mutu

Berita Terbaru