NEWSLINE.ID, JAMBI – Polda Jambi memperkuat sinergi dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jambi untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran obat, kosmetik, sediaan farmasi, dan pangan olahan di Provinsi Jambi.
Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi Polda Jambi bersama BPOM Jambi yang berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Jambi, Rabu (23/9/2026).
Audiensi dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Kepala Balai POM di Jambi Agus Riyanto, S.Farm., Apt., M.M. beserta jajaran, Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H., serta Dirnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Made Palguna, S.H., S.I.K., M.H.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan produk yang beredar di masyarakat memenuhi aspek keamanan, mutu, dan standar yang ditetapkan.
“Kapolda Jambi menegaskan pentingnya sinergitas antara Polda Jambi dan BPOM Jambi dalam melakukan pengawasan terhadap produk yang beredar di masyarakat. Hal ini merupakan langkah bersama untuk memastikan masyarakat mendapatkan produk yang aman, bermutu, dan sesuai dengan ketentuan,” ujar Erlan.
Menurutnya, koordinasi juga diarahkan untuk meningkatkan pengawasan dan mencegah peredaran produk ilegal maupun produk yang Tidak Memenuhi Standar (TMS).
Polda Jambi, kata Erlan, siap berkolaborasi dengan BPOM Jambi dalam melakukan penindakan apabila ditemukan pelanggaran hukum terkait peredaran produk yang tidak sesuai ketentuan.
“Pengawasan tidak hanya dilakukan secara preventif, tetapi juga perlu diikuti dengan langkah penindakan apabila ditemukan adanya pelanggaran. Polda Jambi siap berkolaborasi dengan BPOM Jambi dalam menindak peredaran produk ilegal dan produk yang tidak memenuhi standar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya.
Selain pengawasan dan penindakan, Kapolda Jambi juga menekankan pentingnya pertukaran informasi serta koordinasi secara berkelanjutan antara Polda Jambi dan BPOM.
Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi potensi peredaran produk yang dapat membahayakan masyarakat sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan adanya pelanggaran.
“Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat perlindungan kepada masyarakat. Dengan sinergitas dan koordinasi yang baik, setiap potensi pelanggaran dapat lebih cepat dideteksi, dicegah, dan ditindaklanjuti,” ungkap Erlan.
Sinergi Polda Jambi dan BPOM Jambi diharapkan mampu memperkuat pengawasan peredaran produk di wilayah Provinsi Jambi sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal kepada masyarakat.
(Red)
Editor : M. Abyan A








