Jambi, Newsline.id – Polda Jambi mengimbau seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah menyusul viralnya insiden di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik.
Menurutnya, kekerasan dalam bentuk apa pun, baik fisik maupun psikis, termasuk perundungan, tidak dapat ditoleransi karena berdampak buruk terhadap kondisi psikologis dan masa depan siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Imbauan tersebut sejalan dengan langkah Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade Chandra yang menggalakkan kampanye “Stop Kekerasan di Lingkungan Pendidikan”.
Melalui kampanye tersebut, pihak kepolisian mengajak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan.
“Sekolah bukan tempat untuk menimbulkan rasa takut, melainkan ruang yang melindungi dan mendidik setiap peserta didik,” ujar Erlan.
Polda Jambi menegaskan komitmennya bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah kekerasan di satuan pendidikan demi terwujudnya sekolah yang aman dan ramah anak. (Fer)








