JAMBI, Newsline.id – Personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi berjibaku selama sekitar lima jam untuk memadamkan kebakaran yang melanda sebuah gudang kopra di Jalan Hasanudin, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Rabu (26/8/2026).
Asap hitam pekat sempat membubung tinggi dan terlihat dari sejumlah wilayah Kota Jambi. Kepulan asap bahkan dilaporkan terlihat hingga radius lebih dari lima kilometer.
Kebakaran pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 17.43 WIB. Petugas Damkartan langsung bergerak menuju lokasi. Namun, perjalanan menuju titik kebakaran sempat terkendala kondisi lalu lintas yang padat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan petugas juga harus mengingatkan warga yang berada terlalu dekat dengan lokasi kejadian.
Menurutnya, sejumlah warga justru merekam dan menyiarkan langsung kejadian melalui media sosial saat proses pemadaman berlangsung.
“Kami meminta warga untuk lebih peduli terhadap bencana yang dialami korban dan tidak berada terlalu dekat dengan lokasi hanya untuk melakukan siaran langsung di media sosial,” kata Mustari.
Setibanya di lokasi, petugas langsung berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik di sekitar objek kebakaran. Langkah tersebut dilakukan demi keselamatan petugas selama proses pemadaman.
Damkartan juga berkoordinasi dengan unsur TNI dan Polri untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi.
Petugas kemudian berupaya melokalisasi api agar tidak merambat ke area lain yang mudah terbakar maupun rumah warga di sekitar gudang.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, lokasi diserahkan kepada Polsek Jambi Selatan untuk pemasangan garis polisi dan penyelidikan lebih lanjut.
Api Berawal dari Mesin Pengovenan
Berdasarkan kronologi sementara, sebelum kebakaran terjadi aliran listrik sempat padam. Tak lama setelah listrik kembali menyala, karyawan gudang melihat api muncul dan membesar dari mesin pengovenan.
Karyawan sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak berhasil menghentikan kobaran api.
“Api semakin membesar karena angin yang sangat kencang sehingga menyebar ke bagian bahan yang mudah terbakar,” jelas Mustari.
Penanganan kebakaran dipimpin langsung Mustari Affandi dengan melibatkan personel dari Pleton I Mako, Regu 1 Posyankar Paal Merah, Regu 1 Posyankar Jambi Timur, Regu 1 Posyankar Jamkose, serta pasukan standby.
Total sebanyak 60 personel dikerahkan dalam operasi tersebut.
Sarana yang digunakan terdiri dari satu unit armada komando, delapan unit armada tempur, tiga unit armada suplai, serta satu unit ambulans PSC 119.
Petugas mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 17.49 WIB dan bekerja hingga proses pendinginan selesai, atau sekitar lima jam sejak laporan kebakaran diterima.
Dalam operasi tersebut, Damkartan Kota Jambi menggunakan sekitar 160.000 liter air dan 120 liter liquid foam.
Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Tidak ada personel pemadam ataupun warga yang dilaporkan mengalami cedera dalam kejadian tersebut. (*/)
Editor : M. Abyan A








