Bocah Tenggelam di Sungai Tembesi Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAROLANGUN, NEWSLINE.ID – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Muhammad Fajri Setiawan (8), bocah yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Tembesi, Kelurahan Pauh, Kabupaten Sarolangun, pada hari keempat operasi pencarian, Senin (6/7/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah empat hari dilakukan pencarian intensif.

Peristiwa nahas itu bermula pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban bersama sejumlah temannya mandi di Sungai Tembesi. Namun, korban diduga terseret arus sungai hingga tenggelam dan tidak lagi terlihat di permukaan.

Usai kejadian, warga bersama personel Polsek Pauh melakukan pencarian awal di sekitar lokasi. Karena korban belum ditemukan, laporan kemudian diteruskan kepada Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bungo melalui petugas Damkar pada Jumat (3/7/2026).

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menerima laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Bungo segera bergerak menuju lokasi kejadian dengan menempuh perjalanan sekitar 198 kilometer. Sejak hari pertama operasi, tim gabungan terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Tembesi dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

Pada hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan memperluas area operasi dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU Pos SAR Bungo dan BPBD Sarolangun melakukan penyisiran menggunakan perahu karet sejauh 12 kilometer ke arah hilir, sementara SRU Damkar Pauh melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian sekaligus menyisir aliran sungai.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia sekitar 9,8 kilometer dari lokasi awal dilaporkan tenggelam. Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi jenazah korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Pos SAR Bungo, BPBD Sarolangun, Damkar Sarolangun, Polsek Pauh, Babinsa, serta masyarakat setempat yang sejak awal turut membantu proses pencarian.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel yang terlibat kembali ke satuan masing-masing setelah memastikan seluruh rangkaian operasi berjalan dengan aman dan lancar. (*/)

Editor : Riyanto

Berita Terkait

DPAD Sarolangun Gelar Lomba Video Konten Literasi 2026, Dorong Generasi Muda Gemar Membaca
Anak 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tembesi, Basarnas Jambi Kerahkan Tim SAR Gabungan
Ombudsman Jambi Jemput Bola, Buka Layanan Pengaduan Langsung di Disdukcapil Sarolangun
Al Haris Salurkan 10,189 Ton Beras Cadangan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sarolangun
Wagub Abdullah Sani Tutup Pekan Budaya Sarolangun, Dorong Budaya Jadi Pilar Pembangunan
Gubernur Al Haris Resmikan Pekan Seni Budaya Sarolangun, Angkat Daya Tarik Wisata dan UMKM Lokal
Satresnarkoba Polres Sarolangun Gagalkan Penyelundupan 42 Kg Ganja via Bus AKAP
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:46 WITA

DPAD Sarolangun Gelar Lomba Video Konten Literasi 2026, Dorong Generasi Muda Gemar Membaca

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:09 WITA

Bocah Tenggelam di Sungai Tembesi Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:44 WITA

Anak 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tembesi, Basarnas Jambi Kerahkan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:30 WITA

Ombudsman Jambi Jemput Bola, Buka Layanan Pengaduan Langsung di Disdukcapil Sarolangun

Senin, 15 Juni 2026 - 10:06 WITA

Al Haris Salurkan 10,189 Ton Beras Cadangan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sarolangun

Berita Terbaru