Mengenal 4 Program Studi Unggulan Politeknik Agraria STPN, Pilihan Tepat bagi Calon Taruna Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman, Newsline.id – Memilih program studi yang sesuai dengan minat dan cita-cita menjadi langkah penting bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Bagi yang tertarik pada bidang agraria, pertanahan, pengukuran, hingga tata ruang, Politeknik Agraria STPN hadir sebagai salah satu pilihan pendidikan vokasi yang menawarkan prospek karier menjanjikan.

Perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ini memiliki empat program studi (prodi) sarjana terapan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia profesional di sektor pertanahan dan tata ruang.

Sarjana Terapan Survei dan Pemetaan Informasi Pertanahan (SPIP)

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program studi ini cocok bagi calon mahasiswa yang memiliki minat pada bidang pengukuran, pemetaan, teknologi geospasial, serta pengolahan data spasial. Selama perkuliahan, taruna akan mempelajari teknik pengukuran tanah, sistem informasi geografis (SIG), fotogrametri, pemetaan digital, hingga penyajian informasi pertanahan berbasis teknologi modern.

Salah satu taruna, Dandi Resando, mengaku tertarik memilih SPIP karena menawarkan kombinasi pembelajaran teori, praktik lapangan, dan pemanfaatan teknologi geospasial yang terus berkembang.

Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan (MPRP)

Bagi calon taruna yang tertarik pada perencanaan wilayah, tata ruang, pelayanan publik, serta kebijakan pertanahan, MPRP menjadi pilihan yang tepat. Program studi ini mempelajari berbagai aspek penataan ruang, administrasi pertanahan, pelayanan berbasis elektronik, hingga analisis kebijakan pembangunan.

Taruni Ayu Hanan Mutia memilih program studi ini karena ingin memahami bagaimana sebuah wilayah direncanakan dan ditata secara berkelanjutan guna mendukung pembangunan yang lebih tertib dan terarah.

Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT)

Program studi KMPT lebih berfokus pada administrasi pertanahan, pengelolaan data, pelayanan publik, serta kebijakan pertanahan. Mahasiswa akan mempelajari sistem pendaftaran tanah, tata kelola administrasi, layanan elektronik, hingga pengembangan sistem pelayanan yang efektif dan modern.

Rizaldi Secondia Putra, salah satu taruna KMPT, mengaku tertarik pada aspek hukum dan regulasi pertanahan yang berperan penting dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Sarjana Terapan Pertanahan

Program studi ini menawarkan cakupan pembelajaran yang lebih luas, mulai dari hukum agraria, penyelesaian sengketa pertanahan, pengadaan tanah untuk pembangunan, pengendalian pemanfaatan ruang, hingga kebijakan pertanahan.

Ni Putu Arista Pradnyaswari, taruni asal Bali, memilih program studi ini karena memberikan banyak pengalaman praktik lapangan dan kesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan pertanahan.

Kuota Penerimaan 350 Taruna Baru

Untuk Tahun Akademik 2026/2027, Politeknik Agraria STPN menyediakan kuota penerimaan sebanyak 350 calon taruna melalui tiga jalur seleksi.

Kuota tersebut terdiri atas jalur umum sebanyak 260 orang, jalur tugas belajar bagi aparatur sipil negara (ASN) sebanyak 60 orang, serta jalur kerja sama pemerintah daerah sebanyak 30 orang.

Dengan pilihan program studi yang beragam, calon taruna dapat menyesuaikan bidang pendidikan dengan minat, kemampuan, dan rencana karier di masa depan. Pendaftaran Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Politeknik Agraria STPN masih dibuka hingga 18 Juni 2026.

Informasi lengkap mengenai persyaratan, tahapan seleksi, dan ketentuan pendaftaran dapat diakses melalui STPN.ac.id⁠�.

(*/fer)

Editor : Riyanto

Berita Terkait

Target 87% LP2B Tercapai Sebelum 2029, Menteri Nusron Apresiasi Kinerja Jajaran
Kumpulkan Jajaran IPPAT dan BPKAD Se-Yogyakarta, Menteri Nusron Sosialisasikan Transformasi Layanan Pertanahan dan Organisasi
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat
Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja
Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah
Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru, Siapkan SDM Unggul di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru, Tawarkan Pendidikan Khusus Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:33 WITA

Target 87% LP2B Tercapai Sebelum 2029, Menteri Nusron Apresiasi Kinerja Jajaran

Senin, 7 September 2026 - 16:14 WITA

Kumpulkan Jajaran IPPAT dan BPKAD Se-Yogyakarta, Menteri Nusron Sosialisasikan Transformasi Layanan Pertanahan dan Organisasi

Sabtu, 5 September 2026 - 14:04 WITA

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat

Sabtu, 5 September 2026 - 13:50 WITA

Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

Jumat, 4 September 2026 - 13:45 WITA

Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

Berita Terbaru