Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru, Siapkan SDM Unggul di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SLEMAN, NEWSLINE.ID – Kebutuhan tenaga profesional di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang terus meningkat seiring pesatnya pembangunan nasional. Menjawab tantangan tersebut, Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan kedinasan dan berkontribusi dalam pembangunan sektor pertanahan di Indonesia.

Ketua Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, mengatakan kampus di bawah naungan Kementerian ATR/BPN tersebut menjadi pilihan tepat bagi siswa yang memiliki minat pada bidang keagrariaan, pertanahan, penataan ruang, hingga survei dan pemetaan.

“Politeknik Agraria STPN dirancang untuk mencetak lulusan yang memiliki kompetensi dan pemahaman mendalam terkait pengelolaan tanah dan ruang guna mendukung kebutuhan pembangunan nasional,” ujarnya di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, Politeknik Agraria STPN menyelenggarakan empat program studi Sarjana Terapan, yakni Pertanahan, Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah, Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, serta Survei, Pemetaan dan Informasi Pertanahan.

Melalui program tersebut, para taruna dibekali kemampuan di bidang administrasi dan hukum pertanahan, pendaftaran tanah, tata ruang, survei, pemetaan, serta pengelolaan data spasial dan informasi pertanahan yang menjadi kebutuhan penting dalam pelayanan pertanahan modern.

Sri Yanti menjelaskan, keunggulan Politeknik Agraria STPN terletak pada pendekatan pembelajaran yang bersifat multidisiplin. Mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek teknis pengukuran tanah, tetapi juga memahami aspek hukum, kebijakan pertanahan, perencanaan wilayah, hingga ilmu kebumian yang saling berkaitan dalam penyelesaian berbagai persoalan agraria.

Menurutnya, persoalan pertanahan saat ini membutuhkan tenaga profesional yang memiliki pemahaman menyeluruh, sehingga kurikulum pendidikan dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam penyelenggaraan kebijakan agraria, pertanahan, dan tata ruang secara komprehensif.

Selain penguatan kompetensi akademik, Politeknik Agraria STPN juga menerapkan sistem pendidikan berasrama yang bertujuan membentuk karakter, integritas, kedisiplinan, dan kemampuan sosial para taruna.

“Pendidikan di STPN tidak hanya membangun kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai integritas dan karakter yang menjadi bekal penting dalam dunia kerja,” jelasnya.

Politeknik Agraria STPN pun mengajak siswa kelas XII SMA/SMK/sederajat yang tengah menentukan pilihan perguruan tinggi untuk mempertimbangkan kampus kedinasan tersebut sebagai jalur pengembangan karier di sektor agraria, pertanahan, dan tata ruang.

Informasi mengenai penerimaan taruna baru, persyaratan pendaftaran, tahapan seleksi, jadwal, hingga berbagai aktivitas kampus dapat diakses melalui situs resmi Politeknik Agraria STPN serta kanal media sosial resmi kampus. (*/Fer)

Editor : Riyanto

Berita Terkait

Wamen ATR/BPN Lepas 619 Taruna/i STPN ke Empat Provinsi, Tekankan Semangat Belajar dan Integritas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:40 WITA

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru, Siapkan SDM Unggul di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Senin, 9 Februari 2026 - 14:52 WITA

Wamen ATR/BPN Lepas 619 Taruna/i STPN ke Empat Provinsi, Tekankan Semangat Belajar dan Integritas

Berita Terbaru