Pasien Hemodialisa Terus Bertambah, Direktur RSU MHA Thalib dr. Rofi Irman Fokus Tingkatkan Fasilitas dan Layanan Cuci Darah

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh, NewslineJambi.id — Rumah Sakit Umum (RSU) MHA Thalib Sungai Penuh terus melakukan pembenahan layanan hemodialisa (cuci darah) menyusul meningkatnya jumlah pasien gagal ginjal di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci dalam beberapa waktu terakhir.

Saat ini, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut mengoperasikan enam unit mesin cuci darah dengan sistem pelayanan dua shift setiap hari kerja, dimulai dari pagi hingga sore hari. Namun tingginya kebutuhan layanan membuat kapasitas yang tersedia mulai kewalahan menampung pasien.

Direktur RSU MHA Thalib Sungai Penuh, dr. Rofi Irman, mengungkapkan peningkatan jumlah pasien hemodialisa terjadi cukup signifikan sehingga pihak rumah sakit harus menyiapkan langkah penguatan fasilitas kesehatan.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelayanan cuci darah saat ini berjalan dua shift setiap hari. Tetapi jumlah pasien terus bertambah, sehingga kebutuhan mesin dan tenaga medis juga ikut meningkat,” ujarnya.

Akibat keterbatasan fasilitas, sebagian pasien masih harus menjalani terapi cuci darah di luar daerah seperti Padang, Padang Aro, hingga Muaro Bungo untuk mendapatkan jadwal pelayanan yang tersedia.

Kondisi tersebut dinilai cukup membebani pasien maupun keluarga karena terapi hemodialisa harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

Melihat tingginya kebutuhan masyarakat, manajemen RSU MHA Thalib kini memprioritaskan penambahan unit mesin hemodialisa sekaligus memperkuat sumber daya manusia, khususnya tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi di layanan cuci darah.

“Kami terus berupaya agar pelayanan hemodialisa bisa lebih maksimal. Penambahan fasilitas dan SDM menjadi fokus utama supaya pasien dari Sungai Penuh dan Kerinci tidak perlu lagi berobat ke luar daerah,” jelas dr. Rofi Irman.

RSU MHA Thalib berharap pengembangan layanan ini dapat meningkatkan akses kesehatan masyarakat sekaligus memberikan pelayanan yang lebih cepat, nyaman, dan efisien bagi pasien gagal ginjal di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. (Fer)

Editor : Periyan

Berita Terkait

Ketua DPRD Sungai Penuh Sambut Kunjungan Pangdam XX/TIB ke Kerinci
Sekda Alpian Buka LDK SMAN 1 Sungai Penuh, Dorong Siswa Berani Jadi Pemimpin
Wako Alfin Sambut Kapolres Kerinci Baru, Sinergi Kamtibmas Jadi Perhatian
Karhutla di Ulu Air, Polisi dan Damkar Bergerak Padamkan Api Seluas Setengah Hektare
Pria 24 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi, Warga Sumur Anyir Geger
Wako Alfin Salurkan 219 Ribu Bibit Kopi, Dorong Renah Kayu Embun Jadi Sentra Produksi
Wako Alfin Siapkan Beasiswa untuk Atlet Sungai Penuh yang Berprestasi
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Wali Kota Alfin Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WITA

Ketua DPRD Sungai Penuh Sambut Kunjungan Pangdam XX/TIB ke Kerinci

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Sekda Alpian Buka LDK SMAN 1 Sungai Penuh, Dorong Siswa Berani Jadi Pemimpin

Senin, 14 September 2026 - 21:46 WITA

Wako Alfin Sambut Kapolres Kerinci Baru, Sinergi Kamtibmas Jadi Perhatian

Senin, 14 September 2026 - 14:03 WITA

Karhutla di Ulu Air, Polisi dan Damkar Bergerak Padamkan Api Seluas Setengah Hektare

Minggu, 13 September 2026 - 23:45 WITA

Pria 24 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi, Warga Sumur Anyir Geger

Berita Terbaru