JAMBI, NEWSLINE.ID – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Gimnastik Jambi yang berlangsung di Gedung Senam Provinsi Jambi, Jumat (9/10/2026), menjadi momentum penting dalam mengukur kemampuan atlet sekaligus memperkuat pembinaan menuju kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan prestasi, tetapi juga sarana evaluasi hasil latihan, pembentukan mental bertanding, serta penanaman nilai sportivitas bagi para pesenam di Provinsi Jambi.
Ketua Gimnastik Provinsi Jambi, Eva Lam, menegaskan bahwa esensi Kejurprov tidak semata-mata terletak pada jumlah medali yang diraih. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi setiap atlet untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, dan belajar menghormati keputusan dewan juri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuan Kejurprov bukan mencari medali, tetapi menjadi modal untuk mengembangkan bakat, membangun sportivitas, dan menghormati keputusan dewan juri,” demikian pesan Eva dalam sambutannya.
Ia berharap pelaksanaan Kejurprov dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memajukan olahraga gimnastik di Provinsi Jambi. Pembinaan yang terarah dan konsisten dinilai penting agar potensi atlet dapat berkembang secara optimal.
Diikuti Tujuh Kabupaten dan Kota
Kejurprov Gimnastik Jambi tahun ini diikuti peserta dari tujuh kabupaten dan kota, yakni Kota Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Sarolangun, Muaro Jambi, Kerinci, dan Batanghari.
Selain kategori kejuaraan, panitia juga menghadirkan kategori invitasi bagi peserta berusia 11 tahun ke bawah. Kategori ini menjadi salah satu ruang pengembangan bagi pesenam usia dini untuk memperoleh pengalaman bertanding sejak awal.
Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Melalui kompetisi tersebut, para atlet diharapkan dapat mengasah keterampilan, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperkuat kesiapan menghadapi persaingan yang lebih kompetitif.
KONI Jambi Dorong Peningkatan Kualitas Atlet
Wakil Ketua II KONI Provinsi Jambi, AS Budianto, menyampaikan bahwa Kejurprov memiliki peran strategis dalam membantu atlet mengukur kemampuan sekaligus menambah jam terbang sebelum melangkah ke kejuaraan dengan level persaingan yang lebih tinggi.
Menurutnya, setiap atlet yang tampil telah melalui proses latihan dan perjuangan. Karena itu, kesempatan bertanding harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi kekurangan, mengenali potensi, serta meningkatkan kualitas penampilan.
Pengalaman selama kejuaraan juga diharapkan mampu membentuk mental kompetitif, kedisiplinan, dan kesiapan atlet dalam menghadapi tekanan pertandingan.
Budianto turut menyampaikan bahwa KONI Provinsi Jambi akan melaksanakan pemusatan latihan daerah (Pelatda), yang selanjutnya diikuti proses seleksi atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON).
Tahapan tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk menjaring atlet yang memiliki kemampuan dan kesiapan bersaing di tingkat nasional. KONI berharap gimnastik dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pencapaian prestasi olahraga Provinsi Jambi.
Pembinaan Berjenjang Menuju Prestasi Nasional
Pelaksanaan Kejurprov Gimnastik Jambi diharapkan menjadi fondasi pembinaan atlet secara berjenjang, mulai dari pengembangan bakat usia dini, peningkatan kualitas teknik, hingga persiapan menghadapi kompetisi nasional.
Keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan oleh medali yang diperoleh, tetapi juga oleh perkembangan kemampuan atlet, kualitas penampilan, mental bertanding, serta penerapan sportivitas dalam setiap kompetisi.
Dengan pembinaan yang konsisten, evaluasi yang terukur, dan dukungan berbagai pihak, olahraga gimnastik Jambi diharapkan terus berkembang serta mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah ke tingkat nasional.
Editor : M. Abyan A








