TANJABTIM, Newsline.id – Kematian Brigadir Eko, anggota Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), masih menjadi perhatian publik. Pihak keluarga menduga terdapat sejumlah kejanggalan dalam peristiwa tersebut dan meminta agar dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya almarhum.
Kecurigaan keluarga muncul setelah ditemukan adanya beberapa luka pada tubuh Brigadir Eko. Hal itu membuat keluarga meminta proses pemeriksaan lebih lanjut agar penyebab luka dan kematian dapat terungkap secara jelas melalui prosedur medis.
Autopsi menjadi salah satu langkah ilmiah yang dapat dilakukan apabila terdapat keraguan terkait penyebab kematian seseorang. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat dikonfirmasi, Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade Candra membenarkan adanya anggota Polres Tanjabtim yang meninggal dunia. Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian Brigadir Eko karena proses penyelidikan masih berlangsung.
“Untuk saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKBP Ade Candra saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (21/7/2026).
Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan maupun penyebab pasti meninggalnya Brigadir Eko. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap fakta dalam peristiwa tersebut.
Kasus ini turut menjadi perhatian masyarakat Tanjung Jabung Timur. Publik berharap proses penyelidikan berjalan secara transparan, profesional, dan objektif sehingga penyebab kematian Brigadir Eko dapat diketahui secara terang serta tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Transparansi dalam penanganan perkara ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum. (*/Rd)
Editor : Ryanto







