Kerugian APBDes Tanjung Tanah Capai Rp400 Juta, Rp186 Juta Telah Dikembalikan ke Kejari

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH,NEWSLINE.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh menerima pengembalian sebagian kerugian negara terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci.

Kepala Desa Tanjung Tanah, Zakwan, telah menyerahkan uang sebesar Rp186 juta kepada pihak Kejari Sungai Penuh. Nilai tersebut merupakan bagian dari temuan kerugian negara yang berdasarkan audit Inspektorat Kabupaten Kerinci diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.

Kepala Kejari Sungai Penuh Robi Harianto Siregar membenarkan adanya pengembalian tersebut. Ia menyebut temuan berkaitan dengan pengelolaan APBDes Desa Tanjung Tanah selama tiga tahun anggaran, yakni 2023 hingga 2025.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang sudah dikembalikan sebesar Rp186 juta, sementara total kerugiannya sekitar Rp400 juta,” kata Robi dalam keterangannya kepada wartawan.

Menurutnya, pengembalian kerugian negara masih berproses. Pemerintah Desa Tanjung Tanah juga telah menyampaikan komitmen untuk kembali melakukan pembayaran secara bertahap.

Kejari Sungai Penuh menerima informasi bahwa pengembalian berikutnya sebesar Rp150 juta ditargetkan dilakukan pada pekan berikutnya.

Robi mengatakan, pihaknya masih melakukan penanganan terhadap hasil temuan tersebut sehingga belum seluruh rincian penggunaan anggaran dapat disampaikan kepada publik.

Meski demikian, Kejari Sungai Penuh menegaskan pendekatan awal yang dilakukan terhadap temuan pengelolaan keuangan desa adalah pembinaan dan pencegahan, sekaligus mendorong agar kerugian negara segera dipulihkan.

Namun, langkah tersebut tidak menutup kemungkinan dilakukannya proses hukum apabila pihak yang bertanggung jawab tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya.

“Kalau kerugian negara tidak dikembalikan, tentu akan ada langkah lebih lanjut,” tegas Robi.

Perkembangan tersebut mendapat perhatian dari kalangan masyarakat dan aktivis di Kabupaten Kerinci. Mereka meminta aparat penegak hukum tidak hanya memastikan uang negara dikembalikan, tetapi juga mencermati apakah dalam pengelolaan anggaran tersebut terdapat indikasi pelanggaran hukum.

Menurut mereka, dugaan kerugian hingga ratusan juta rupiah perlu ditelusuri secara menyeluruh, termasuk proses penggunaan anggaran dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaannya.

Sejumlah program yang bersumber dari APBDes Tanjung Tanah sebelumnya juga sempat menjadi perhatian warga, seperti program ketahanan pangan, penanganan bencana, kegiatan Posyandu, kepemudaan dan penyaluran BLT Desa.

Untuk saat ini, proses pengembalian kerugian negara masih berjalan. Publik pun menantikan penyelesaian pengembalian dana sekaligus sikap Kejari Sungai Penuh terhadap hasil pemeriksaan yang telah dilakukan Inspektorat Kabupaten Kerinci.

(*/Rd)

Editor : M. Abyan A

Berita Terkait

Ketua DPRD Sungai Penuh Sambut Kunjungan Pangdam XX/TIB ke Kerinci
Sekda Alpian Buka LDK SMAN 1 Sungai Penuh, Dorong Siswa Berani Jadi Pemimpin
Wako Alfin Sambut Kapolres Kerinci Baru, Sinergi Kamtibmas Jadi Perhatian
Karhutla di Ulu Air, Polisi dan Damkar Bergerak Padamkan Api Seluas Setengah Hektare
Pria 24 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi, Warga Sumur Anyir Geger
Wako Alfin Salurkan 219 Ribu Bibit Kopi, Dorong Renah Kayu Embun Jadi Sentra Produksi
Wako Alfin Siapkan Beasiswa untuk Atlet Sungai Penuh yang Berprestasi
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Wali Kota Alfin Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WITA

Ketua DPRD Sungai Penuh Sambut Kunjungan Pangdam XX/TIB ke Kerinci

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Sekda Alpian Buka LDK SMAN 1 Sungai Penuh, Dorong Siswa Berani Jadi Pemimpin

Senin, 14 September 2026 - 21:46 WITA

Wako Alfin Sambut Kapolres Kerinci Baru, Sinergi Kamtibmas Jadi Perhatian

Senin, 14 September 2026 - 14:03 WITA

Karhutla di Ulu Air, Polisi dan Damkar Bergerak Padamkan Api Seluas Setengah Hektare

Minggu, 13 September 2026 - 23:45 WITA

Pria 24 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi, Warga Sumur Anyir Geger

Berita Terbaru

Oplus_131072

Sungai Penuh

Ketua DPRD Sungai Penuh Sambut Kunjungan Pangdam XX/TIB ke Kerinci

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:48 WITA