Politeknik Agraria STPN Buka Kesempatan bagi Generasi Muda Berkarier di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman, Newsline.id – Kebutuhan tenaga profesional di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang terus meningkat seiring pesatnya pembangunan di berbagai daerah di Indonesia. Menjawab tantangan tersebut, Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan kedinasan yang berfokus pada pengelolaan pertanahan dan penataan ruang.

Ketua Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, mengatakan kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tersebut menjadi pilihan tepat bagi siswa yang memiliki minat pada bidang keagrariaan, pertanahan, tata ruang, hingga survei dan pemetaan.

Menurutnya, berbagai disiplin ilmu tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional, terutama dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang tertib, berkeadilan, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, Politeknik Agraria STPN menyelenggarakan empat program studi Sarjana Terapan, yakni Pertanahan, Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah, Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, serta Survei, Pemetaan dan Informasi Pertanahan.

Program-program tersebut dirancang untuk mencetak lulusan yang memiliki kemampuan di bidang administrasi dan hukum pertanahan, pengelolaan pendaftaran tanah, perencanaan tata ruang, hingga penguasaan teknologi survei dan pemetaan. Selain itu, mahasiswa juga dibekali keterampilan dalam pengelolaan data spasial dan sistem informasi pertanahan yang kini menjadi kebutuhan utama dalam layanan pertanahan modern.

Sri Yanti menjelaskan, keunggulan Politeknik Agraria STPN terletak pada fokus keilmuan yang secara khusus mengkaji persoalan agraria, pertanahan, dan tata ruang secara terpadu. Pendekatan tersebut memungkinkan mahasiswa memahami berbagai aspek yang saling berkaitan, mulai dari hukum pertanahan, penataan wilayah, hingga ilmu kebumian.

Menurutnya, persoalan pertanahan tidak hanya berkaitan dengan pengukuran atau pemetaan lahan semata, tetapi juga menyangkut kepastian hukum, pengaturan ruang, perencanaan wilayah, serta pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Karena itu, kurikulum yang diterapkan dirancang secara multidisiplin agar lulusan memiliki kompetensi yang lengkap dan siap terjun di dunia kerja.

Selain menekankan aspek akademik dan keterampilan teknis, Politeknik Agraria STPN juga menerapkan sistem pendidikan berasrama. Melalui sistem tersebut, para taruna dibina untuk memiliki karakter kuat, integritas tinggi, disiplin, serta kemampuan sosial yang baik sebagai bekal dalam menjalankan tugas di masa depan.

Pihak kampus berharap semakin banyak lulusan SMA dan sederajat yang tertarik menekuni bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang melalui pendidikan di Politeknik Agraria STPN. Kehadiran generasi muda yang kompeten dinilai penting untuk mendukung pembangunan nasional yang semakin kompleks.

Informasi terkait penerimaan taruna baru, persyaratan pendaftaran, jadwal seleksi, hingga berbagai kegiatan akademik dapat diperoleh melalui laman resmi Politeknik Agraria STPN maupun kanal media sosial resmi kampus. (*/Fer)

Editor : Riyanto

Berita Terkait

Target 87% LP2B Tercapai Sebelum 2029, Menteri Nusron Apresiasi Kinerja Jajaran
Kumpulkan Jajaran IPPAT dan BPKAD Se-Yogyakarta, Menteri Nusron Sosialisasikan Transformasi Layanan Pertanahan dan Organisasi
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat
Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja
Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah
Mengenal 4 Program Studi Unggulan Politeknik Agraria STPN, Pilihan Tepat bagi Calon Taruna Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru, Siapkan SDM Unggul di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:33 WITA

Target 87% LP2B Tercapai Sebelum 2029, Menteri Nusron Apresiasi Kinerja Jajaran

Senin, 7 September 2026 - 16:14 WITA

Kumpulkan Jajaran IPPAT dan BPKAD Se-Yogyakarta, Menteri Nusron Sosialisasikan Transformasi Layanan Pertanahan dan Organisasi

Sabtu, 5 September 2026 - 14:04 WITA

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat

Sabtu, 5 September 2026 - 13:50 WITA

Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

Jumat, 4 September 2026 - 13:45 WITA

Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

Berita Terbaru