Sempat Tertimbun Longsor, Jalan Tapan–Sungai Penuh Kembali Bisa Dilalui dengan Sistem Buka Tutup

Kamis, 29 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR SELATAN, Newsline.id – Akses jalan nasional yang menghubungkan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dengan Kota Sungai Penuh, Jambi, kembali bisa dilalui setelah sebelumnya tertimbun material tanah longsor di kawasan Jangki Ayam, Rabu (28/10/2026) malam.

Meski akses sudah mulai pulih, petugas masih memberlakukan sistem buka tutup untuk mengatur arus kendaraan yang melintas di lokasi kejadian. Pengendara diminta tetap berhati-hati karena kondisi di sekitar titik longsor masih berpotensi membahayakan keselamatan.

Peristiwa longsor dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Material tanah dengan ketebalan sekitar 70 sentimeter menutupi badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dilakukan koordinasi dan penanganan oleh instansi terkait, akses jalan berangsur dapat dibuka kembali. Namun, kendaraan harus melintas secara bergantian guna menghindari kepadatan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

Petugas Gabungan Pantau Lokasi Longsor

Penanganan dampak longsor melibatkan Polsek Basa Ampek Balai Tapan bersama Bhabinkamtibmas, petugas Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan.

Petugas melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dalam penanganan material longsor serta pengaturan lalu lintas.

Selain memastikan akses jalan dapat dilalui, petugas juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan, terutama apabila hujan kembali mengguyur kawasan tersebut.

Kondisi tanah di sekitar tebing menjadi perhatian karena pergerakan tanah berpotensi kembali terjadi dan mengganggu kelancaran perjalanan.

Pengendara Diminta Tetap Waspada

Masyarakat yang hendak melintasi jalur Tapan–Sungai Penuh diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melewati lokasi longsor di kawasan Jangki Ayam.

Pengendara diminta mematuhi arahan petugas, mengurangi kecepatan, serta tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi jalan dinilai belum aman.

Pengguna jalan juga perlu mewaspadai kondisi tebing dan tanah di sekitar badan jalan yang berpotensi mengalami pergerakan, terutama saat hujan turun.

Pemberlakuan sistem buka tutup diharapkan dapat menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan selama proses penanganan berlangsung.

Dengan kembali terbukanya akses tersebut, mobilitas masyarakat yang menghubungkan wilayah Pesisir Selatan dengan Kota Sungai Penuh mulai berangsur pulih. Meski demikian, pengendara diharapkan tetap bersabar dan mengutamakan keselamatan selama melintasi jalur tersebut.

Editor : M. Abyan A

Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:09 WITA

Sempat Tertimbun Longsor, Jalan Tapan–Sungai Penuh Kembali Bisa Dilalui dengan Sistem Buka Tutup

Berita Terbaru