Tanjabtim, Newsline.id – Guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Agus Saputra, akhirnya buka suara terkait video viral pengeroyokan terhadap dirinya oleh sejumlah murid.
Agus menjelaskan, insiden bermula saat seorang siswa melontarkan kata-kata tidak pantas ketika jam pelajaran berlangsung. Saat ditegur, siswa tersebut justru menantang, hingga Agus secara refleks menampar satu kali.
Sebelum pengeroyokan terjadi, pihak sekolah sempat melakukan mediasi. Namun, situasi kembali memanas hingga Agus dikeroyok secara massal oleh siswa dari berbagai tingkatan kelas di ruang kantor sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait video yang memperlihatkan dirinya memegang alat pertanian yang menyerupai senjata tajam, Agus menegaskan hal itu hanya untuk menggertak agar para siswa membubarkan diri dan tidak ada niat melukai.
Atas kejadian tersebut, Agus Saputra mengaku telah melaporkan peristiwa itu ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Sementara dari pihak siswa, muncul tudingan bahwa Agus sempat melontarkan ucapan yang menyinggung, yang kini masih dalam proses klarifikasi. (Fer)









