Al Haris Tegaskan Dukungan Penuh Program Kemendikdasmen untuk Wujudkan Pendidikan Berkualitas di Jambi

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Newsline.id – Pemerintah Provinsi Jambi menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai program strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang merata hingga ke pelosok daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Jambi Al Haris saat menghadiri Deklarasi Bersama dan Sinergi Lintas Sektor Akselerasi Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) guna mewujudkan penjaminan mutu pendidikan di Provinsi Jambi yang berlangsung di Aston Hotel Jambi, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen RI Gatot Suharwoto, para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, kepala dinas pendidikan kabupaten/kota, unsur Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan yang telah membantu daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Menurutnya, pembangunan fasilitas pendidikan membutuhkan anggaran yang besar sehingga sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam percepatan pemerataan pendidikan.

Selain pembangunan infrastruktur, Al Haris juga menekankan pentingnya pengawasan yang proporsional terhadap pelaksanaan program pendidikan di daerah. Ia berharap seluruh pihak dapat memberikan pendampingan yang baik kepada pengelola sekolah, terutama dalam pelaksanaan proyek pembangunan yang memiliki aspek teknis cukup kompleks.

Gubernur juga menyoroti keberadaan tenaga pendidik yang selama ini mengabdi di sekolah-sekolah namun belum masuk dalam basis data kepegawaian nasional. Menurutnya, guru-guru tersebut masih sangat dibutuhkan untuk menunjang proses belajar mengajar, khususnya di daerah.

“Kami berharap ada solusi yang dapat memberikan kepastian bagi para guru yang telah lama mengabdi agar mereka bisa menjalankan tugas dengan tenang dan tetap fokus mendidik anak-anak kita,” ujar Al Haris.

Pada kesempatan itu, Al Haris menyambut baik arahan Kemendikdasmen terkait penguatan sinergi antarjenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK hingga pendidikan nonformal. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan penerapan Standar Pelayanan Minimal pendidikan berjalan optimal dan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah diminta aktif mendukung sejumlah program prioritas nasional, seperti revitalisasi sekolah, penguatan literasi, pembangunan ruang belajar baru, sekolah rakyat, hingga sekolah terintegrasi.

Untuk Provinsi Jambi, pemerintah pusat berencana membangun dua sekolah terintegrasi yang akan berlokasi di Kabupaten Tebo dan Kota Jambi. Pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan serta infrastruktur pendukung agar program tersebut dapat segera direalisasikan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen RI, Gatot Suharwoto, menekankan pentingnya penguatan kemampuan berpikir komputasi bagi peserta didik sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman.

Menurutnya, kemampuan berpikir logis dan kritis harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda mampu menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh berbagai bentuk penipuan maupun informasi yang menyesatkan.

Gatot juga menjelaskan pentingnya penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen untuk mengukur capaian belajar peserta didik, khususnya pada jalur pendidikan nonformal.

Ia menegaskan bahwa TKA bukan satu-satunya penentu keberhasilan siswa, melainkan berfungsi sebagai alat validasi kompetensi akademik yang dapat menjadi referensi saat peserta didik melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap kualitas pendidikan nonformal semakin meningkat, disertai penguatan budaya belajar yang berorientasi pada kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pencapaian akademik yang terukur.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur Al Haris bersama Bunda PAUD se-Provinsi Jambi serta para bupati dan wali kota turut menandatangani Deklarasi Bersama dan Sinergi Lintas Sektor Akselerasi Indeks SPM sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Jambi. (*/Red)

Editor : Riyanto

Berita Terkait

Komisi Informasi Jambi Visitasi Ombudsman, Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026
Tak Sekadar Berbisnis, Ahmad Adril Elfani Ingin Berkontribusi bagi Pembangunan Jambi
Tinjau Pemondokan Kafilah MTQH Merangin, Wabup A. Khafidh Beri Motivasi dan Pastikan Kondisi Peserta
MTQH ke-55 Provinsi Jambi Resmi Dibuka, Al Haris Dorong Lahirnya Juara Nasional
Aliansi Jambi Marah Geruduk Kantor Gubernur, Kapolda Imbau Massa Tak Terprovokasi
Al Haris Tekankan Pembinaan Qori-Qoriah, Targetkan Kafilah Jambi Berprestasi di Level Nasional
Mobil Hias Masjid Baitul Makmur Jadi Sorotan, Kafilah Merangin Tampil Memukau di Pawai Ta’aruf MTQH ke-55
Bank Jambi Raih Tiga Penghargaan Nasional di ICBA 2026, Sabet Dua Gold dan Satu Platinum
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:09 WITA

Komisi Informasi Jambi Visitasi Ombudsman, Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026

Rabu, 4 November 2026 - 16:30 WITA

Tak Sekadar Berbisnis, Ahmad Adril Elfani Ingin Berkontribusi bagi Pembangunan Jambi

Senin, 2 November 2026 - 17:29 WITA

Tinjau Pemondokan Kafilah MTQH Merangin, Wabup A. Khafidh Beri Motivasi dan Pastikan Kondisi Peserta

Senin, 2 November 2026 - 09:37 WITA

MTQH ke-55 Provinsi Jambi Resmi Dibuka, Al Haris Dorong Lahirnya Juara Nasional

Minggu, 1 November 2026 - 19:33 WITA

Aliansi Jambi Marah Geruduk Kantor Gubernur, Kapolda Imbau Massa Tak Terprovokasi

Berita Terbaru