JAMBI, Newsline.id – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Jambi tahun ini turut diwarnai keterlibatan sejumlah mantan narapidana terorisme (eks napiter). Kehadiran mereka menjadi bagian dari langkah pembinaan untuk memperkuat kembali wawasan kebangsaan, nasionalisme, toleransi, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Garuda, Kota Jambi, Senin (17/8/2026), mulai sekitar pukul 06.40 WIB. Upacara diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi, TNI-Polri, pemerintah, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan.
Tim Idensos Satgaswil Jambi Densus 88 AT Polri bersama Kesbangpol Provinsi Jambi melibatkan eks napiter yang berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Jambi untuk mengikuti rangkaian upacara kemerdekaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keterlibatan tersebut menjadi salah satu pendekatan dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus mendorong reintegrasi sosial. Melalui momentum peringatan kemerdekaan, para eks napiter diajak kembali meneguhkan komitmen terhadap Pancasila, persatuan, toleransi, dan kehidupan berbangsa yang damai.
Kasatgaswil Jambi Densus 88 AT Polri Kombes Pol Beri Diatra mengatakan, peringatan kemerdekaan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan menjaga masyarakat dari pengaruh paham yang bertentangan dengan Pancasila.
“Semangat perjuangan para pahlawan harus kita jadikan motivasi untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Kita juga mengajak seluruh masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh paham maupun ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pencegahan intoleransi, radikalisme dan ekstremisme membutuhkan pendekatan bersama. Penguatan wawasan kebangsaan dan toleransi dinilai penting agar masyarakat memiliki daya tangkal terhadap berbagai narasi yang berpotensi memecah persatuan.
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengapresiasi sinergi Densus 88 AT Polri, pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sebatas menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen menjaga keutuhan NKRI.
“Keterlibatan eks narapidana terorisme dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kembali semangat kebangsaan, persatuan dan cinta tanah air,” kata Erlan.
Ia menegaskan, upaya menjaga Jambi tetap aman dan kondusif membutuhkan peran seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat umum perlu terus membangun komunikasi serta memperkuat sikap saling menghormati.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk bersama-sama menjaga toleransi, menghormati perbedaan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau narasi yang berpotensi memecah persatuan. Keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Polda Jambi dan Densus 88 AT Polri selanjutnya akan terus mendorong kegiatan yang mengedepankan edukasi kebangsaan, nasionalisme, toleransi dan cinta tanah air sebagai bagian dari upaya pencegahan intoleransi, radikalisme dan ekstremisme.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jambi berlangsung aman, tertib dan lancar dengan dukungan berbagai unsur yang terlibat. (Red)
Editor : Riyanto








