Erasmus Huis Bawa PAN~// CATWALK Karya Zwermers ke Jambi

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Newsline id – Nuansa berbeda terlihat di halaman Taman Budaya Jambi, Selasa (15/9/2026). Area terbuka tersebut berubah menjadi ruang pertunjukan ketika Erasmus Huis Jakarta menghadirkan karya seni multidisiplin PAN~// CATWALK dari kolektif seni asal Tilburg, Belanda, Zwermers.

Berbeda dengan sejumlah pertunjukan sebelumnya yang digelar di ruang teater, kali ini Erasmus Huis memilih lapangan rumput Taman Budaya Jambi sebagai lokasi pementasan.

Pertunjukan tersebut menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas seni hingga para penggiat seni di Kota Jambi.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pejabat turut hadir menyaksikan pertunjukan, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi Mariani Yanti serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi Imron Rosyadi.

Imron Rosyadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran pertunjukan yang dibawa Erasmus Huis ke Jambi.

“Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi terkait hadirnya pergelaran PAN~// CATWALK yang dibawa Erasmus Huis-Jakarta. Terima kasih Muaro Art Kreatif yang telah menyiapkan dengan baik,” ujar Imron.

Ia berharap hubungan dan kerja sama antara Erasmus Huis dengan berbagai pihak di Jambi dapat terus berlangsung melalui kegiatan kebudayaan lainnya.

“Semoga kerja sama dengan Erasmus Huis terus terjaga dengan baik ke depannya,” katanya.

Pertunjukan Tanpa Dialog

PAN~// CATWALK menghadirkan konsep pertunjukan yang cukup sederhana, tetapi sarat dengan pesan mengenai pakaian, penampilan dan identitas manusia.

Dua orang pemeran tampil tanpa dialog. Mereka secara bergantian mengganti berbagai jenis pakaian dalam situasi dan waktu yang berbeda.

Tak ada percakapan yang mendominasi pertunjukan. Ekspresi para pemain dan perubahan kostum menjadi bagian utama dalam menyampaikan gagasan kepada penonton.

Dalam durasi sekitar satu jam, masing-masing pemeran mengenakan sekitar 40 kostum secara bergantian dengan iringan musik biola.

Pergantian pakaian tersebut mengajak penonton melihat bagaimana busana dapat membawa cerita, kenangan maupun kesan tertentu setiap kali seseorang mengenakannya.

Pakaian juga menjadi medium untuk memperlihatkan bagaimana seseorang membentuk dan mengekspresikan dirinya. Mulai dari jaket denim hingga pakaian dengan tampilan formal dan mewah, setiap pilihan busana dapat menyampaikan kesan berbeda.

PAN~// CATWALK mengangkat kecenderungan manusia dalam memberikan label serta membuat penilaian berdasarkan penampilan luar.

Karya tersebut diciptakan Zwermers, kolektif seni asal Tilburg, Belanda, yang mengeksplorasi berbagai tema seperti pakaian, gender dan identitas melalui seni pertunjukan serta instalasi.

Dalam pementasan di Jambi, Zwermers menampilkan Inez Wolters dan Paul van de Waterlaat. Musik dimainkan Wouter de Belder, sedangkan aspek teknis ditangani Sander Verbiest.

Kolaborasi Lintas Komunitas

Sebelum pertunjukan utama dimulai, penonton terlebih dahulu disuguhi penampilan dari komunitas tari UKAR DANCE yang dipimpin Putra Mahardhika.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Muaro Art Kreatif dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi melalui UPTD Taman Budaya Jambi.

Project Manager Dutch Culture Center Erasmus Huis, Bob Wardhana, mengapresiasi dukungan yang diberikan berbagai pihak sehingga pertunjukan PAN~// CATWALK dapat hadir di Jambi.

“Saya berterima kasih kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi melalui UPTD Taman Budaya Jambi, Muaro Art Kreatif, Kepolisian Republik Indonesia Daerah Jambi beserta jajarannya dan semua pihak yang turut menyukseskan hadirnya PAN~// CATWALK oleh Zwermers,” ujarnya.

Raja Rizki Maylando dari Muaro Art Kreatif juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menyebut dukungan datang dari Erasmus Huis, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi, Taman Budaya Jambi, Dinas Kesehatan Kota Jambi, jajaran kepolisian hingga berbagai pihak pendukung lainnya.

Erasmus Huis dan Pertukaran Budaya

Kehadiran PAN~// CATWALK menjadi bagian dari aktivitas pertukaran budaya yang dibawa Erasmus Huis ke berbagai daerah.

Erasmus Huis merupakan pusat kebudayaan Belanda yang berada di Jakarta dan menjadi ruang pertemuan bagi seniman serta komunitas dari Belanda dan Indonesia.

Programnya tidak hanya mencakup musik, tetapi juga seni pertunjukan, pameran, film, diskusi dan berbagai kegiatan kebudayaan lainnya.

Dalam perjalanannya, Erasmus Huis telah menghadirkan sejumlah seniman dan kelompok seni ke Indonesia, termasuk pertunjukan tari kontemporer “If You Could See Me Now” karya koreografer Belanda Arno Schuitemaker, Teatre Maas en Dans, Tom Van Der Zaal Quartet hingga pertunjukan musik pop Kay Slice.

Erasmus Huis didirikan pada 1970 dan pada awalnya berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta. Lembaga tersebut kemudian menempati gedung di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, pada 1981.

Sejak itu, Erasmus Huis berkembang menjadi salah satu ruang pertukaran kebudayaan Belanda-Indonesia dengan menggandeng berbagai sekolah seni, museum, galeri dan lembaga kebudayaan di Indonesia.

Melalui pertunjukan PAN~// CATWALK di Jambi, ruang pertukaran tersebut kembali mempertemukan seniman Belanda dengan publik dan komunitas seni lokal dalam sebuah pertunjukan yang mengangkat pakaian sebagai medium untuk berbicara tentang ekspresi, identitas dan cara manusia memandang satu sama lain.

(*//Red)

Editor : M. Abyan A

Berita Terkait

Komisi Informasi Jambi Visitasi Ombudsman, Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026
Tak Sekadar Berbisnis, Ahmad Adril Elfani Ingin Berkontribusi bagi Pembangunan Jambi
Tinjau Pemondokan Kafilah MTQH Merangin, Wabup A. Khafidh Beri Motivasi dan Pastikan Kondisi Peserta
MTQH ke-55 Provinsi Jambi Resmi Dibuka, Al Haris Dorong Lahirnya Juara Nasional
Aliansi Jambi Marah Geruduk Kantor Gubernur, Kapolda Imbau Massa Tak Terprovokasi
Al Haris Tekankan Pembinaan Qori-Qoriah, Targetkan Kafilah Jambi Berprestasi di Level Nasional
Mobil Hias Masjid Baitul Makmur Jadi Sorotan, Kafilah Merangin Tampil Memukau di Pawai Ta’aruf MTQH ke-55
Bank Jambi Raih Tiga Penghargaan Nasional di ICBA 2026, Sabet Dua Gold dan Satu Platinum
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:09 WITA

Komisi Informasi Jambi Visitasi Ombudsman, Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026

Rabu, 4 November 2026 - 16:30 WITA

Tak Sekadar Berbisnis, Ahmad Adril Elfani Ingin Berkontribusi bagi Pembangunan Jambi

Senin, 2 November 2026 - 17:29 WITA

Tinjau Pemondokan Kafilah MTQH Merangin, Wabup A. Khafidh Beri Motivasi dan Pastikan Kondisi Peserta

Senin, 2 November 2026 - 09:37 WITA

MTQH ke-55 Provinsi Jambi Resmi Dibuka, Al Haris Dorong Lahirnya Juara Nasional

Minggu, 1 November 2026 - 19:33 WITA

Aliansi Jambi Marah Geruduk Kantor Gubernur, Kapolda Imbau Massa Tak Terprovokasi

Berita Terbaru