JAMBI, NEWSLINE.ID – KONI Provinsi Jambi mulai mematangkan program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sebagai bagian dari persiapan menghadapi babak prakualifikasi PON 2027 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Program tersebut menjadi salah satu langkah KONI Jambi dalam menyiapkan atlet secara lebih terarah agar mampu bersaing pada ajang olahraga nasional mendatang.
Wakil Ketua Umum II KONI Provinsi Jambi, H. AS Budianto, bersama Tim Pembinaan Prestasi (Binpres) telah menyerahkan proposal program Pelatda kepada Ketua Umum KONI Jambi melalui Kepala Sekretariat KONI Jambi Murni, Senin (21/9/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam proposal tersebut, peresmian Pelatda sebelumnya direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) dan HUT KONI 2026. Sementara pelaksanaan program dijadwalkan mulai Oktober hingga Desember 2026.
Tim Binpres KONI Jambi mengusulkan tiga skema dalam pelaksanaan Pelatda tahun ini. Pertama, Pelatda khusus bagi 76 atlet berprestasi berdasarkan hasil PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Kedua, Pelatda berjalan yang melibatkan seluruh cabang olahraga anggota KONI Provinsi Jambi yang saat ini berjumlah 54 cabang olahraga.
Ketiga, program Training Camp selama 10 hari yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Kerinci pada Desember 2026.
“Training Camp tersebut direncanakan akan diikuti 50 atau 30 atlet terseleksi hasil Pelatda khusus 76 atlet berprestasi PON Aceh-Sumut dan Pelatda berjalan seluruh cabor,” ujar AS Budianto.
Tiga Langkah Pelatda
Agar program Pelatda dapat berjalan sesuai rencana, Tim Binpres mengusulkan sejumlah langkah kepada pimpinan KONI Jambi.
Salah satunya penerbitan Surat Keputusan (SK) tentang penunjukan Satuan Pelaksana (Satlak) Pelatda KONI Jambi Tahun 2026.
Selain itu, KONI Jambi juga mengusulkan revisi anggaran dari dana PON Bela Diri Sulawesi Utara 2026 untuk mendukung pembiayaan program Pelatda tahun ini.
Tim Binpres juga meminta Ketua Umum KONI Jambi segera menentukan skema Pelatda yang akan digunakan sebagai dasar pelaksanaan program.
Program tersebut dirancang untuk memberikan persiapan berkelanjutan kepada atlet Jambi sebelum memasuki tahapan prakualifikasi PON pada 2027.
Jika berhasil lolos, atlet yang masuk dalam program pembinaan akan melanjutkan persiapan menghadapi PON NTB-NTT 2028.
Bidik Peningkatan Prestasi
AS Budianto mengatakan, program Pelatda disusun dengan tujuan meningkatkan kualitas persiapan atlet Jambi sekaligus memperbaiki capaian pada PON mendatang.
“Jambi menargetkan bisa naik peringkat pada PON 2028 dibandingkan prestasi pada PON 2024 di Aceh-Sumut lalu. Program telah disusun oleh Binpres KONI Jambi untuk bisa meraih prestasi pada PON mendatang,” katanya.
Melalui program yang disiapkan sejak 2026, KONI Jambi berharap proses pembinaan atlet dapat berlangsung lebih terukur, mulai dari seleksi, pemusatan latihan, hingga persiapan menghadapi babak prakualifikasi dan PON 2028.
(Red)
Editor : M. Abyan A








