Menaker Yassierli Paparkan Strategi Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan dan Perlindungan Pekerja

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA, Newsline.id – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan, perlindungan, dan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai kebijakan strategis yang disusun bersama para pemangku kepentingan.

Hal itu disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional Federasi Serikat Pekerja Percetakan, Penerbitan, dan Media Informasi (FSP PPMI) SPSI di Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Yassierli, kebijakan ketenagakerjaan yang diterapkan pemerintah disusun berdasarkan kebutuhan di lapangan dengan melibatkan pekerja, serikat buruh, dunia usaha, dan berbagai pihak terkait. Pendekatan kolaboratif tersebut dinilai menjadi fondasi terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hubungan industrial yang sehat hanya bisa terwujud apabila pemerintah, pengusaha, dan pekerja terus membangun dialog serta saling percaya dalam mencari solusi atas berbagai persoalan ketenagakerjaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, pemerintah terus memperkuat berbagai program perlindungan tenaga kerja. Di antaranya melalui penyempurnaan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) yang memberikan bantuan penghasilan sementara bagi pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), sekaligus menyediakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi selama masa transisi.

Selain itu, pemerintah juga memperluas perlindungan pekerja melalui pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT), pemberian Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi transportasi berbasis aplikasi, keringanan iuran jaminan sosial untuk pekerja sektor informal, serta ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 guna memperkuat perlindungan awak kapal perikanan Indonesia.

Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong pelaksanaan program pelatihan vokasi dan Program Pemagangan Nasional agar kompetensi tenaga kerja semakin sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

“Kami ingin setiap pekerja Indonesia memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sehingga mampu bersaing dan siap menghadapi perubahan dunia kerja,” kata Yassierli.

Menaker juga mengajak kalangan pengusaha dan serikat pekerja untuk terus memperkuat kemitraan dalam menciptakan hubungan industrial yang kondusif.

“Kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan lapangan kerja yang berkualitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengajak seluruh serikat pekerja memperkuat organisasi agar mampu menjawab tantangan dunia ketenagakerjaan yang terus berkembang.

Menurutnya, organisasi pekerja yang kuat memiliki peran penting dalam memperjuangkan hak-hak buruh sekaligus menjaga hubungan industrial yang sehat dan produktif.

Editor : Riyanto

Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:52 WITA

Menaker Yassierli Paparkan Strategi Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan dan Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru