Menteri ATR/BPN: Kebijakan Berkualitas Lahir dari Keterbukaan Mendengar Aspirasi Rakyat

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, Newsline.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat merupakan elemen penting dalam membangun kebijakan publik yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri dialog publik “KOPDAR Bareng Mas Dar” bertema Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia yang digelar oleh Total Politik di Auditorium Joglo GIK, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Senin (15/6/2026).

Di hadapan peserta yang didominasi kalangan mahasiswa, Menteri Nusron menekankan bahwa seorang pejabat publik harus memiliki kesiapan untuk menerima kritik sebagai bagian dari proses perbaikan pelayanan dan kebijakan. Menurutnya, keterbukaan terhadap berbagai pandangan masyarakat menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat luas.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa evaluasi terhadap kebijakan pemerintah harus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui masukan dari masyarakat, pemerintah dapat menilai sejauh mana kebijakan yang diterapkan telah sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dalam momentum Bulan Pancasila, Menteri Nusron mengajak generasi muda untuk menjadikan nilai-nilai dasar negara sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, semangat musyawarah, keterbukaan, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama harus terus dijaga dalam setiap proses pembangunan.

Selain membahas pentingnya partisipasi publik dalam pemerintahan, Menteri Nusron juga menyinggung momentum Tahun Baru Islam yang bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan pergantian tahun sebagai sarana introspeksi dan evaluasi diri untuk terus meningkatkan kualitas pribadi maupun kontribusi kepada masyarakat.

Menurutnya, prinsip memperbaiki diri dari waktu ke waktu juga harus diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Setiap program dan kebijakan perlu dievaluasi secara berkala agar mampu menjawab tantangan serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Kegiatan dialog tersebut turut menghadirkan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko sebagai narasumber. Acara berlangsung interaktif dengan berbagai sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta.

Menteri Nusron hadir didampingi sejumlah pejabat pimpinan tinggi Kementerian ATR/BPN serta Kepala Kantor Wilayah BPN Daerah Istimewa Yogyakarta, Sepyo Achanto, beserta jajaran. (*/Fer)

Editor : Riyanto

Berita Terkait

Lolos CBT, Calon Taruna Politeknik Agraria STPN Jalani Seleksi Tahap Akhir
KKNP-PTLP Tematik 2026 Resmi Berakhir, Taruna Poltek Agraria STPN Tinggalkan Kontribusi Nyata bagi Layanan Pertanahan
Demi Membangun Papua, Dua Putra Daerah Pilih Menimba Ilmu Pertanahan di Politeknik Agraria STPN
Kantah di DIY Percepat Pemutakhiran Data Digital Sertipikat Lama
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:16 WITA

Lolos CBT, Calon Taruna Politeknik Agraria STPN Jalani Seleksi Tahap Akhir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:57 WITA

KKNP-PTLP Tematik 2026 Resmi Berakhir, Taruna Poltek Agraria STPN Tinggalkan Kontribusi Nyata bagi Layanan Pertanahan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:23 WITA

Demi Membangun Papua, Dua Putra Daerah Pilih Menimba Ilmu Pertanahan di Politeknik Agraria STPN

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:13 WITA

Menteri ATR/BPN: Kebijakan Berkualitas Lahir dari Keterbukaan Mendengar Aspirasi Rakyat

Senin, 9 Februari 2026 - 14:59 WITA

Kantah di DIY Percepat Pemutakhiran Data Digital Sertipikat Lama

Berita Terbaru