JAMBI, NEWSLINE.ID – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dengan menghadirkan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Program ini menjadi solusi bagi anak usia sekolah, khususnya 16 hingga 18 tahun, yang belum dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) akibat kendala ekonomi maupun faktor geografis.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Umar, menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan tidak ada anak usia sekolah yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan menengah.
Menurut Umar, Program Pendidikan Jarak Jauh memberikan layanan belajar yang fleksibel tanpa mengurangi kualitas pendidikan. Lulusan program ini juga memperoleh ijazah SMA yang diakui secara resmi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program Pendidikan Jarak Jauh memberikan kesempatan bagi anak usia 16 hingga 18 tahun untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. Sistem pembelajarannya fleksibel, berkualitas, dan ijazahnya sah serta diakui,” ujar Umar.
Ia menjelaskan, PJJ dirancang untuk menjangkau peserta didik yang terkendala akses pendidikan, baik karena tinggal di daerah yang jauh dari sekolah maupun karena keterbatasan ekonomi keluarga.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi telah menetapkan SMA Negeri 10 Kota Jambi sebagai sekolah induk penyelenggara PJJ. Sementara dua sekolah mitra yang ditunjuk yakni SMA Negeri 1 Bungo dan SMA Negeri 10 Batanghari.
Melalui program ini, Pemprov Jambi berharap semakin banyak anak yang sebelumnya putus sekolah atau belum melanjutkan pendidikan dapat kembali belajar dan memperoleh ijazah SMA sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Dinas Pendidikan Provinsi Jambi juga mengajak para orang tua yang memiliki anak usia 16 hingga 18 tahun yang belum bersekolah agar memanfaatkan Program Pendidikan Jarak Jauh sebagai alternatif pendidikan yang mudah diakses, berkualitas, dan diakui secara nasional.
Editor : Riyanto








