JAMBI, Newsline.id — Pengoperasian tanpa tarif Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi Bayung Lencir–Simpang Ness akan segera berakhir. PT Hutama Karya (Persero) memastikan ruas tol tersebut dalam waktu dekat memasuki tahap pengoperasian bertarif.
Sebelumnya, masyarakat diberikan kesempatan untuk mencoba langsung manfaat jalan tol tersebut tanpa dikenakan tarif. Pengoperasian dilakukan secara bertahap, dimulai dari Segmen Bayung Lencir–Tempino pada 17 Oktober 2024, kemudian dilanjutkan Segmen Tempino–Simpang Ness pada 14 September 2025.
Selama masa uji operasi tanpa tarif, Hutama Karya melakukan evaluasi sekaligus pembenahan terhadap pelayanan dan kesiapan fasilitas sebelum ruas tol resmi diberlakukan tarif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan seluruh aspek pelayanan agar pengguna jalan mendapatkan perjalanan yang aman dan nyaman.
“Pengoperasian tanpa tarif memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal dan merasakan langsung manfaat jalan tol ini. Dalam waktu dekat, ruas ini akan memasuki tahap pengoperasian bertarif,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, kesiapan transaksi di gerbang tol, armada pelayanan, hingga sistem pemantauan lalu lintas terus diperkuat menjelang pemberlakuan tarif.
Untuk mendukung transaksi, ruas tol tersebut memiliki tiga gerbang, yakni Gerbang Tol Pijoan, Gerbang Tol Muaro Sebapo, dan Gerbang Tol Bayung Lencir. Masing-masing dilengkapi gardu entrance, exit, reversible, serta mobile reader.
Dari sisi layanan operasional, Hutama Karya menyiagakan 22 kendaraan yang terdiri atas kendaraan patroli, rescue, ambulans, derek, keamanan dan ketertiban, PJR, skylift, serta water tank.
Pengawasan lalu lintas juga didukung 104 kamera CCTV dan enam Variable Message Sign (VMS) yang berfungsi memantau kondisi jalan sekaligus menyampaikan informasi kepada pengguna tol.
Keberadaan ruas ini turut memangkas waktu perjalanan pada koridor Sumatra Selatan–Jambi. Perjalanan yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar dua jam kini dapat ditempuh dalam kisaran 40 menit.
Efisiensi tersebut diharapkan memberikan dampak terhadap kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah di Sumatra.
Menjelang pemberlakuan tarif, Hutama Karya mengingatkan calon pengguna untuk memastikan kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan memiliki saldo yang cukup sebelum memasuki jalan tol.
Pengendara juga diminta mematuhi rambu serta batas kecepatan, menjaga jarak aman dan tidak memaksakan diri berkendara ketika dalam kondisi lelah.
Hutama Karya menegaskan, informasi mengenai besaran tarif dan tanggal mulai diberlakukannya tarif akan diumumkan lebih lanjut melalui kanal komunikasi resminya.
Untuk bantuan selama perjalanan, pengguna jalan dapat menghubungi Call Center Jalan Tol Hutama Karya 150700. Informasi operasional juga tersedia melalui media sosial resmi @HutamaKaryaTollRoad serta aplikasi Mozy. (Red)
Editor : Ryan








