Tradisi “Nahan Ahai” dari Kerinci Tampil Memukau di Panggung Pusparagam Negeriku 2026

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Newsline.id – Tradisi budaya “Nahan Ahai” yang dibawakan Sanggar Seni Teratai Putih dari Kabupaten Kerinci menjadi salah satu penampilan yang mencuri perhatian pada Panggung Pusparagam Negeriku di Taman Budaya Jambi, Sabtu (1/8/2026).

Pementasan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Pusparagam Negeriku yang berlangsung pada 31 Juli hingga 4 Agustus 2026 sebagai upaya melestarikan dan memperkenalkan warisan budaya dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Pada hari itu, panggung budaya juga diisi penampilan dari Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Sementara pada Minggu (2/8/2026), giliran Kabupaten Muaro Jambi, Kota Sungai Penuh, dan Kota Jambi yang akan menampilkan ragam kesenian daerahnya.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertunjukan Nahan Ahai mengangkat tradisi masyarakat agraris Kerinci yang diwariskan secara turun-temurun sejak zaman nenek moyang. Tradisi ini merupakan ritual permohonan agar cuaca tetap bersahabat menjelang masa panen padi, sehingga hasil pertanian dapat dipanen dengan aman tanpa gangguan hujan maupun badai.

Pelaksanaan ritual biasanya dilakukan satu hingga tiga hari sebelum panen berdasarkan petunjuk adat yang diyakini masyarakat. Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, rasa syukur, serta keharmonisan manusia dengan alam menjadi pesan utama yang dihadirkan dalam pertunjukan tersebut.

Pementasan dikemas melalui perpaduan syair Tale sebagai media doa, gerak simbolik para petani, serta iringan musik tradisional seperti seruling, gong, rebana, dan ketuk bambu. Tradisi Nahan Ahai juga memiliki keterkaitan erat dengan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kerinci lainnya, seperti Kenduri Sko, Tale, dan Upacara Asyeik.

Penampilan Sanggar Seni Teratai Putih dikoreografi oleh Bambang Kusuma Wijaya, S.AP, dengan komposer Sumirna. Para penari yang tampil yakni Amara Destika, Keysa Isnadila, Elisa, Alisya Humairah, Vanesa Zahra Andini, dan Bambang Kusuma Wijaya, diiringi para pemusik Sumirna, Nordianti, Syahlan Fikran, Amri M, Pengki Dores, serta Oril Aprizon.

Melalui Pusparagam Negeriku, Taman Budaya Jambi terus menghadirkan ruang bagi para seniman untuk menampilkan kekayaan budaya daerah sekaligus menanamkan kecintaan terhadap tradisi kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Jambi.

Editor : Riyanto

Berita Terkait

PRAVAHA Diseminasi di Kota Jambi, Angkat Cerita Budaya dan Perubahan Ruang Hidup Danau Lamo
KONI Jambi Siapkan Pelatda, 76 Atlet Diproyeksikan Menuju PON 2028
Polda Jambi Usut 2 Kasus Karhutla di Areal Korporasi, 14 Tersangka dari 16 Perkara
Al Haris Tutup Danrem 042/Gapu Padel Cup 2026, Semarak HUT ke-81 TNI
Polda Jambi Apresiasi Aipda Arjunif, Raih Kompolnas Award 2026
Kafilah Jambi Peringkat 13 MTQ Nasional XXXI, Sabet Sejumlah Gelar Bergengsi
Perdana Digelar di SMAN 1 Jambi, Kejuaraan Anggar Kota Jambi Dapat Apresiasi KONI Provinsi
Enam Atlet Jambi Perkuat Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:31 WITA

PRAVAHA Diseminasi di Kota Jambi, Angkat Cerita Budaya dan Perubahan Ruang Hidup Danau Lamo

Senin, 21 September 2026 - 19:18 WITA

KONI Jambi Siapkan Pelatda, 76 Atlet Diproyeksikan Menuju PON 2028

Senin, 21 September 2026 - 19:04 WITA

Polda Jambi Usut 2 Kasus Karhutla di Areal Korporasi, 14 Tersangka dari 16 Perkara

Senin, 21 September 2026 - 18:01 WITA

Al Haris Tutup Danrem 042/Gapu Padel Cup 2026, Semarak HUT ke-81 TNI

Minggu, 20 September 2026 - 13:47 WITA

Kafilah Jambi Peringkat 13 MTQ Nasional XXXI, Sabet Sejumlah Gelar Bergengsi

Berita Terbaru