Jambi, Newsline.id – Pemerintah Provinsi Jambi terus mengintensifkan upaya peningkatan mutu pendidikan dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah pusat. Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani memimpin langsung audiensi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memperjuangkan tambahan bantuan revitalisasi sekolah dan dukungan peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Abdullah Sani didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar MY serta para kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Rombongan diterima Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto.
Audiensi ini menjadi momentum penting bagi Pemprov Jambi untuk menyampaikan berbagai persoalan pendidikan secara langsung, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana, kebutuhan tenaga pendidik, hingga pembenahan lingkungan sekolah agar lebih representatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Abdullah Sani menyampaikan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di Jambi selama ini sudah cukup besar. Hal itu dibuktikan dengan adanya program revitalisasi sekolah yang telah menyasar SMA, SMK, dan SLB pada tahun sebelumnya.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut mendorong Pemprov Jambi kembali mengajukan usulan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dengan proposal yang telah dipersiapkan secara matang.
“Kami ingin memastikan kebutuhan pendidikan di Jambi mendapat perhatian lebih besar. Harapannya, bantuan yang telah diberikan sebelumnya bisa berlanjut dan meningkat,” ujar Abdullah Sani, Senin (27/04/2026).
Ia menegaskan, kemajuan pendidikan tidak bisa dibebankan hanya kepada satu pihak, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintah pusat.
Sementara itu, Dirjen PAUD Dikdasmen Gogot Suharwoto mengapresiasi keseriusan Pemerintah Provinsi Jambi yang datang bersama seluruh kepala daerah untuk memperjuangkan sektor pendidikan.
Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, Provinsi Jambi telah menerima bantuan revitalisasi untuk 304 sekolah dengan total anggaran mencapai Rp369 miliar.
“Peluang tambahan bantuan masih terbuka lebar. Tahun ini kami menyiapkan anggaran sekitar Rp11 triliun untuk 14 ribu sekolah di seluruh Indonesia, bahkan direncanakan bertambah untuk menjangkau lebih banyak sekolah lagi,” jelas Gogot.
Menurutnya, pola revitalisasi sekolah dilakukan secara swakelola dengan melibatkan sekolah dan masyarakat setempat, sehingga selain memperbaiki fasilitas pendidikan, program tersebut juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan kualitas pendidikan di Provinsi Jambi semakin meningkat dan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi generasi penerus. (*/Fer)
Editor : Periyan








