JAMBI, Newsline.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi mendorong Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Jambi untuk menyusun program kerja yang lebih terarah dan berorientasi pada peningkatan prestasi atlet menjelang Babak Kualifikasi (BK) PON 2027 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IPSI Provinsi Jambi yang berlangsung di Hotel Ratu, Kota Jambi, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi, Ketua IPSI Provinsi Jambi Hasan Basri Harahap, Staf Ahli Gubernur Jambi Ferry Kusnadi yang mewakili Pemerintah Provinsi Jambi, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga, serta pengurus dan perwakilan perguruan silat dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Mat Sanusi memberikan apresiasi kepada jajaran IPSI Jambi atas kontribusi para atlet pencak silat yang berhasil mengharumkan nama daerah melalui raihan prestasi pada ajang PON Bela Diri di Kudus.
Menurutnya, Musprov tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi harus dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk merumuskan arah pembinaan organisasi dan peningkatan kualitas atlet di masa mendatang.
Ia menegaskan bahwa soliditas dan kekompakan seluruh elemen IPSI menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai agenda besar yang akan datang, termasuk rencana pembangunan Gedung IPSI Provinsi Jambi yang diproyeksikan menelan anggaran sekitar Rp6,3 miliar.
“Tantangan ke depan membutuhkan kebersamaan dan komitmen seluruh pengurus serta perguruan silat agar program-program organisasi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain pembangunan infrastruktur organisasi, Mat Sanusi juga mengingatkan bahwa dunia olahraga Jambi akan menghadapi agenda penting pada tahun 2027, yakni pelaksanaan BK PON dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Karena itu, ia berharap IPSI mampu menghadirkan inovasi dalam sistem pembinaan dan program latihan agar semakin banyak atlet pencak silat Jambi yang mampu menembus persaingan nasional dan lolos ke PON 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, Ketua IPSI Jambi Hasan Basri Harahap berharap Musprov dapat menghasilkan berbagai keputusan strategis yang mendukung peningkatan prestasi atlet sekaligus memperkuat eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Menurutnya, pencak silat memiliki nilai yang lebih luas dari sekadar olahraga prestasi karena juga menjadi bagian penting dari identitas budaya Indonesia yang harus terus dilestarikan.
“IPSI memiliki tanggung jawab untuk mencetak atlet berprestasi sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang terkandung dalam pencak silat,” katanya.
Musprov IPSI Provinsi Jambi juga menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru untuk masa bakti berikutnya. Selain itu, dalam rangkaian kegiatan turut dilakukan pengukuhan anggota baru serta pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi terhadap pengembangan olahraga pencak silat di Provinsi Jambi.
Melalui forum tersebut, diharapkan IPSI Jambi semakin siap menghadapi berbagai agenda kompetisi mendatang sekaligus memperkuat pembinaan atlet guna mendukung target prestasi olahraga Jambi di tingkat nasional. (Red)
Editor : Riyanto








