SUNGAI PENUH, NEWSLINE.ID – Komitmen membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia terus diperkuat Pemerintah Kota Sungai Penuh. Salah satunya melalui sinergi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi yang melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus monitoring dan evaluasi organisasi di Kota Sungai Penuh, Jumat (12/6/2026).
Kedatangan rombongan MUI Provinsi Jambi disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, di Rumah Dinas Wakil Wali Kota. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi antara pemerintah daerah dan tokoh-tokoh keagamaan mengenai berbagai upaya pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan itu sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh, pengurus MUI Provinsi Jambi, MUI Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, unsur BAZNAS, tokoh agama, serta kalangan cendekiawan muslim.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Azhar Hamzah menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan moral dan nilai keagamaan.
Menurutnya, peran MUI sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial, memperkuat pembinaan umat, serta menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan berbagai pandangan keagamaan yang konstruktif bagi masyarakat.
“Kolaborasi antara pemerintah dan ulama merupakan modal penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, religius, dan berkarakter. Karena itu, hubungan yang telah terjalin baik selama ini perlu terus diperkuat,” ujar Azhar.
Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Jambi, KH Muhammad Umar Yusuf, menyampaikan bahwa MUI memiliki tanggung jawab untuk memberikan bimbingan dan pencerahan kepada umat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
Ia menjelaskan, MUI tidak hanya berfokus pada persoalan keagamaan, tetapi juga turut memberikan masukan terkait isu sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan yang berkembang di tengah umat.
Selain menjalankan fungsi pembinaan, MUI juga berperan dalam mendukung proses sertifikasi halal melalui kajian dan penetapan fatwa yang menjadi bagian penting dalam perlindungan konsumen muslim.
Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam berbagai program pembinaan masyarakat. Diharapkan sinergi yang terbangun mampu mendukung terwujudnya Kota Sungai Penuh yang maju, harmonis, serta memiliki fondasi spiritual yang kuat dalam setiap aspek pembangunan. (Fer)
Editor : Riyanto








