Ombudsman RI Desak BGN Benahi Tata Kelola Program MBG untuk Cegah Maladministrasi Berulang

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, NEWSLINE.ID – Ombudsman Republik Indonesia mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembenahan tata kelola secara menyeluruh dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dinilai penting untuk mencegah terulangnya praktik maladministrasi dan memastikan program strategis nasional tersebut berjalan secara transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.

Pimpinan Ombudsman RI, Nuzran Joher, menyampaikan apresiasi terhadap langkah penegakan hukum yang dilakukan terkait dugaan tindak pidana di lingkungan BGN. Menurutnya, proses hukum tersebut harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program MBG.

“Penegakan hukum yang sedang berlangsung perlu diikuti dengan evaluasi total terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar tujuan mulia program ini dapat tercapai secara optimal,” ujar Nuzran di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa Ombudsman RI tetap menjalankan fungsi pengawasan pelayanan publik secara independen dan objektif. Sebagai bentuk pengawasan preventif, Ombudsman RI sebelumnya telah menyampaikan hasil kajian Rapid Assessment mengenai tata kelola Program MBG kepada BGN pada September 2025.

Dalam kajian tersebut, Ombudsman menemukan sejumlah potensi maladministrasi yang berisiko menghambat efektivitas program. Berbagai rekomendasi dan saran perbaikan, termasuk langkah mitigasi konflik kepentingan dalam proses pengadaan, telah disampaikan kepada pimpinan BGN saat itu.

Namun demikian, Nuzran menilai implementasi berbagai rekomendasi tersebut belum berjalan maksimal di lapangan.

“Fungsi deteksi dini dan pencegahan telah kami jalankan. Sayangnya, sejumlah saran terkait penguatan tata kelola dan mitigasi konflik kepentingan belum sepenuhnya ditindaklanjuti,” katanya.

Ombudsman RI mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap mekanisme pengawasan pelayanan publik merupakan instrumen penting dalam memastikan program-program prioritas pemerintah terlaksana dengan baik. Transparansi, akuntabilitas, dan integritas penyelenggaraan program harus menjadi prinsip utama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Ombudsman RI akan menggelar rapat koordinasi bersama BGN dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperoleh informasi terbaru terkait perkembangan tata kelola program, berkoordinasi dengan pimpinan baru BGN, serta memetakan langkah-langkah perbaikan yang dapat segera dilaksanakan sesuai tingkat prioritas.

“Ombudsman akan terus menjalankan mandat pengawasan secara objektif dan tanpa kompromi untuk memastikan pelayanan publik serta reformasi birokrasi berjalan bersih dari praktik maladministrasi,” tegas Nuzran.

Ombudsman berharap perbaikan tata kelola yang dilakukan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memastikan program strategis nasional tersebut mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia. (Red)

Editor : Riyanto

Berita Terkait

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri
Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh
Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas
ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI
Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI
Menteri ATR/BPN dan Menteri PKP Luncurkan Program Sertipikasi Gratis untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Sekjen ATR/BPN Targetkan Kinerja 2026 Capai 98 Persen, Kanwil dan Kantah Diminta Perkuat Evaluasi
Kementerian ATR/BPN dan Komisi II DPR RI Perkuat Reforma Agraria, Dorong Optimalisasi Peran Bank Tanah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:00 WITA

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:37 WITA

Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WITA

Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:08 WITA

ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:54 WITA

Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI

Berita Terbaru