Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Newsline.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mendorong transformasi digital di bidang ketenagakerjaan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Pemanfaatan AI diarahkan untuk memperkuat analisis pasar kerja serta menyusun program pelatihan yang lebih tepat sasaran, adaptif, dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menyampaikan, perkembangan teknologi digital, terutama AI, telah membawa perubahan besar terhadap dunia kerja, mulai dari pola pekerjaan, metode pembelajaran, hingga cara pemerintah menyusun kebijakan publik.

“Mandat besar Kemnaker adalah memastikan tenaga kerja kita tidak tertinggal. Tantangannya bukan sekadar menyediakan pelatihan, tetapi memastikan pelatihan tersebut relevan dengan perkembangan industri. Di sinilah peran AI menjadi sangat krusial,” ujar Cris Kuntadi saat membuka webinar bertema “AI untuk Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja & Perencanaan Pelatihan”, Jumat (17/7/2026).

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Cris, terdapat sejumlah peran penting AI dalam mendukung ekosistem ketenagakerjaan nasional. Pertama, AI dapat membantu memetakan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri secara lebih cepat dan akurat.

Selain itu, teknologi tersebut juga mampu mengidentifikasi kesenjangan kompetensi yang perlu segera ditangani, membantu menyusun perencanaan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan bukti.

“AI dapat menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam memahami dinamika pasar kerja dan memastikan program peningkatan kompetensi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Meski demikian, Cris menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat pendukung. Keberhasilan transformasi digital tetap bergantung pada kesiapan sumber daya manusia (SDM), baik aparatur pemerintah maupun tenaga kerja Indonesia.

Ia mendorong seluruh pihak untuk terus membangun pola pikir adaptif dan meningkatkan kemampuan belajar secara berkelanjutan agar mampu menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat.

“Mari jadikan AI sebagai mitra strategis untuk meningkatkan layanan publik, memperkuat efektivitas organisasi, dan mendongkrak daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah global,” kata Cris.

Cris optimistis Indonesia memiliki peluang besar untuk mewujudkan masa depan ketenagakerjaan yang lebih kompetitif. Dengan dukungan jumlah tenaga kerja yang besar, semangat kolaborasi, serta budaya belajar digital, Indonesia diyakini mampu memanfaatkan perkembangan AI untuk menciptakan tenaga kerja yang unggul dan siap bersaing secara global. (*)

Editor : Ryanto

Berita Terkait

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Dua Bhabinkamtibmas Polda Jambi Raih Kompolnas Awards 2026 Kategori Peace
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome, Tekan Biaya dan Tingkatkan Mutu
Honda New Rebel 1100 Dapat Warna Baru, Tampil Makin Premium
Kepesertaan JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Dorong Faskes Tingkatkan Mutu Layanan
Jelang HUT ke-36, JNE Gandeng Muklay Ubah Armada Pengiriman Jadi Galeri Seni Berjalan
Pemerintah Satukan Layanan Perizinan TKA melalui OSS, Permudah Proses Investasi
Sarjito Resmi Jabat Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:56 WITA

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Sabtu, 19 September 2026 - 10:48 WITA

Dua Bhabinkamtibmas Polda Jambi Raih Kompolnas Awards 2026 Kategori Peace

Jumat, 18 September 2026 - 08:24 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome, Tekan Biaya dan Tingkatkan Mutu

Rabu, 16 September 2026 - 16:03 WITA

Honda New Rebel 1100 Dapat Warna Baru, Tampil Makin Premium

Rabu, 16 September 2026 - 16:00 WITA

Kepesertaan JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Dorong Faskes Tingkatkan Mutu Layanan

Berita Terbaru