MUARO JAMBI, Newsline.id – Rangkaian Gebyar Ekonomi Digital dan Literasi Jambi (Gentala Arasi) Fest 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari, 3–6 September 2026, di Museum Sriwijaya Dharmakirti, Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muarajambi.
Kegiatan yang mengusung semangat penguatan ekonomi dan keuangan digital tersebut ditutup pada Minggu (6/9/2026) oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman, bersama Bupati Muaro Jambi yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, M. Fauzi Darwas.
Gentala Arasi Fest 2026 menghadirkan berbagai kegiatan edukasi, inovasi, kompetisi, serta aktivasi ekonomi dan keuangan digital. Kegiatan ini melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, industri keuangan, pemerintah daerah, hingga berbagai pemangku kepentingan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama empat hari pelaksanaan, kegiatan tersebut berhasil menarik lebih dari 8.000 pengunjung. Selain itu, sekitar 500 peserta mengikuti kegiatan edukasi dan sosialisasi, 300 peserta ambil bagian dalam berbagai kompetisi, serta melibatkan 30 UMKM atau tenant dan 10 pelaku industri keuangan.
Dari sisi transaksi, penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) selama pelaksanaan Gentala Arasi Fest 2026 tercatat mencapai puluhan ribu transaksi dengan nilai ratusan juta rupiah.
Capaian tersebut sekaligus mendorong semakin luasnya adopsi pembayaran digital di kalangan UMKM. Melalui QRIS, transaksi dapat dilakukan secara cepat, mudah, murah, aman, dan andal, baik bagi pelaku usaha maupun konsumen.
Tak hanya mendorong digitalisasi pembayaran, Gentala Arasi Fest 2026 juga menghadirkan program wakaf produktif berbasis digital. Selama kegiatan berlangsung, dana wakaf produktif yang dihimpun melalui aplikasi digital Satu Wakaf mencapai puluhan juta rupiah dengan partisipasi sedikitnya 1.000 masyarakat.
Dana wakaf tersebut selanjutnya akan disalurkan untuk mendukung pengembangan usaha perikanan di salah satu pondok pesantren yang berada di Kabupaten Muaro Jambi.
Beragam agenda yang dihadirkan dalam Gentala Arasi Fest 2026 tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan digital, tetapi juga memberikan pengalaman langsung dalam memanfaatkan ekosistem digital.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V, serta seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan pelaksanaan Gentala Arasi Fest 2026.
“Sinergi dan inovasi yang telah terbangun diharapkan dapat terus berlanjut menjadi aksi nyata dalam memperkuat transformasi digital serta mendorong pertumbuhan ekonomi Jambi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Tedy.
Dalam rangkaian penutupan, turut diserahkan Gentala Arasi Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang dinilai telah berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Jambi.
Tedy menegaskan, berakhirnya Gentala Arasi Fest 2026 bukan berarti berakhir pula upaya memperkuat ekosistem digital di Jambi. Sebaliknya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pemanfaatan teknologi digital di tengah masyarakat dan dunia usaha.
“Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan terus mendorong literasi menjadi adopsi, inovasi menjadi implementasi, dan kolaborasi menjadi dampak nyata,” katanya.
Menurutnya, penguatan ekosistem digital diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang semakin inklusif dan berkelanjutan. (Red)
Editor : M. Abyan A








