Sungai Penuh, Newsline.id – Proyek pembangunan gudang dan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Sungai Penuh terus dikebut. Hingga awal April 2025, capaian fisik pembangunan dilaporkan telah menyentuh angka 82 persen.
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Ia menekankan agar penyelesaian tahap akhir dilakukan tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi.
Menurut Azhar, fasilitas ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai gudang penyimpanan, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Keberadaannya diharapkan mampu memperlancar distribusi bahan pokok dan membuka ruang usaha bagi pelaku UMKM lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan inisiatif nasional yang diluncurkan Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi berbasis kerakyatan, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam implementasinya, koperasi yang tergabung dalam program ini mendapat dukungan akses permodalan hingga Rp3 miliar melalui bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Skema tersebut ditujukan untuk memperbesar kapasitas usaha sekaligus meningkatkan daya saing koperasi di daerah.
Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis, setelah rampung dan beroperasi, KMP akan memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga serta pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (Fer)
Editor : Feri








