Jambi, NewslineJambi.id – Kebakaran hebat yang terjadi di area gudang dan pool kendaraan BBM non subsidi milik PT ASR Petrolin Energi, Jumat malam (15/5/2026), menghebohkan warga Kota Jambi. Kobaran api terlihat membumbung tinggi dan sempat menimbulkan kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut terjadi di RT 19, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi. Berkat gerak cepat personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi.
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah membesar di dalam area berpagar seng.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Petugas melakukan pembongkaran pagar seng dan menemukan satu unit truk modifikasi yang menyimpan cairan BBM dalam kondisi terbakar. Pipa penyalur BBM pada kendaraan tersebut terbuka sehingga cairan tumpah dan memperbesar kobaran api,” jelas Mustari Affandi.
Untuk memadamkan kebakaran, Damkartan Kota Jambi mengerahkan sekitar 60 personel serta tujuh armada pemadam dan suplai air ke lokasi kejadian.
Dalam insiden tersebut, api turut menyambar sejumlah kendaraan, di antaranya dua unit mobil tangki BBM non subsidi milik PT ASR Petrolin Energi, satu unit mobil truk, dan satu unit mobil pick up.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting pada mesin genset yang berada di dekat kendaraan penyimpanan BBM modifikasi tersebut.
“Api diduga berasal dari korsleting mesin genset yang berada dekat truk penyimpanan BBM,” tambahnya.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala lantaran banyak warga mendekati lokasi kebakaran untuk menyaksikan kejadian. Selain itu, akses jalan menuju lokasi yang sempit juga menyulitkan pergerakan armada pemadam.
Damkartan Kota Jambi juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mempercepat penanganan kebakaran, termasuk PLN guna memutus aliran listrik di sekitar lokasi, pihak Pertamina untuk bantuan fire foam, serta TNI dan Polri dalam pengamanan area dan pengaturan lalu lintas.
Selain fokus pada pemadaman, petugas juga melakukan investigasi awal penyebab kebakaran serta upaya pencegahan agar api tidak menyebar ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Berkat aksi sigap petugas, kebakaran berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa dari warga sekitar. Namun, dua personel Damkartan dilaporkan mengalami sesak napas dan dehidrasi saat bertugas, dan telah mendapatkan penanganan medis dari tim PSC 119. (*/Fer)
Editor : Periyan








