Baru Dilantik, 13 Kepala Sekolah di Muaro Jambi Mengundurkan Diri, Penempatan Dinilai Terlalu Jauh

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muaro Jambi, Newsline.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Muaro Jambi tengah menjadi perhatian publik setelah belasan kepala sekolah yang baru dilantik memilih mundur dari jabatannya hanya dalam hitungan hari.

Sebanyak 13 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dilaporkan mengajukan pengunduran diri usai mengikuti pelantikan yang digelar pada Senin (18/5/2026). Pelantikan tersebut dipimpin Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir dan diikuti ratusan kepala sekolah tingkat TK, SD hingga SMP.

Informasi pengunduran diri itu dibenarkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi Hendri. Ia menyebut ada berbagai alasan yang melatarbelakangi keputusan para kepala sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alasannya beragam, mulai dari faktor kesehatan, mendekati masa pensiun hingga persoalan lokasi penempatan yang terlalu jauh,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Dari sejumlah alasan yang muncul, persoalan jarak penempatan disebut menjadi faktor paling dominan. Beberapa kepala sekolah merasa lokasi tugas yang jauh dari tempat tinggal akan menyulitkan mobilitas dan pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kondisi ini pun memunculkan perhatian masyarakat terkait mekanisme penempatan kepala sekolah di Kabupaten Muaro Jambi. Banyak pihak menilai evaluasi perlu dilakukan agar proses mutasi dan penugasan dapat mempertimbangkan kesiapan serta kondisi para pejabat yang dilantik.

Selain itu, mundurnya 13 kepala sekolah dalam waktu singkat dikhawatirkan berdampak terhadap stabilitas manajemen sekolah, terutama pada sekolah yang kini berpotensi mengalami kekosongan kepemimpinan.

Publik kini menunggu langkah lanjutan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi untuk mengisi posisi yang kosong sekaligus mengevaluasi sistem penempatan kepala sekolah agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. (*/F)

Editor : Periyan

Berita Terkait

Sumur Warga Mengering, APHI Jambi Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Rawa Pudak
Warga Kasang Pudak Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Polda Jambi Turunkan 27 Tenaga Medis
Warga Sogo Perkuat Advokasi Konflik Lahan, Bentuk Tim Khusus Kawal Sengketa dengan PT BBS
Karhutla Sungai Aur Meluas, Sekitar 20 Hektare Lahan Terbakar
Brimob Jambi Salurkan Air Bersih untuk Santri dan Warga Pematang Gajah
Resmi Ditutup, Gentala Arasi Fest 2026 Perkuat Transformasi Digital Jambi
Gentala Arasi Fest 2026 Jembatani Warisan Peradaban dan Transformasi Digital untuk Dorong Ekonomi Jambi
Brimob Polda Jambi Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Muaro Jambi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:52 WITA

Sumur Warga Mengering, APHI Jambi Salurkan 4.000 Liter Air Bersih ke Rawa Pudak

Kamis, 17 September 2026 - 08:12 WITA

Warga Kasang Pudak Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Polda Jambi Turunkan 27 Tenaga Medis

Minggu, 13 September 2026 - 17:07 WITA

Warga Sogo Perkuat Advokasi Konflik Lahan, Bentuk Tim Khusus Kawal Sengketa dengan PT BBS

Minggu, 13 September 2026 - 16:57 WITA

Karhutla Sungai Aur Meluas, Sekitar 20 Hektare Lahan Terbakar

Sabtu, 12 September 2026 - 17:24 WITA

Brimob Jambi Salurkan Air Bersih untuk Santri dan Warga Pematang Gajah

Berita Terbaru