BPJS Kesehatan Perluas Layanan JKN ke Daerah 3T Lewat VIOLA dan BPJS Keliling

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, NEWSLINE.ID – BPJS Kesehatan terus memperluas akses layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Upaya tersebut dilakukan melalui layanan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) serta BPJS Keliling untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kepesertaan tanpa harus datang ke kantor cabang.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan VIOLA merupakan layanan berbasis video conference yang memungkinkan masyarakat berinteraksi langsung dengan petugas BPJS Kesehatan secara real time untuk mengurus administrasi kepesertaan, memperoleh informasi, hingga menyampaikan pengaduan.

Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah 3T dengan memanfaatkan fasilitas seperti puskesmas, kantor desa, kelurahan, kecamatan, sekolah, hingga lokasi pelayanan publik sebagai titik layanan VIOLA.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama periode Januari hingga Mei 2026, layanan VIOLA telah dimanfaatkan sebanyak 218.729 kali. Lokasi layanan terbanyak berada di puskesmas, sementara jenis layanan yang paling banyak digunakan adalah perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta layanan informasi kepesertaan. Mayoritas pengguna berasal dari segmen peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Meski demikian, BPJS Kesehatan menyadari belum seluruh wilayah Indonesia memiliki akses internet dan infrastruktur digital yang memadai. Karena itu, layanan BPJS Keliling terus dioptimalkan sebagai solusi jemput bola bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan komunikasi maupun akses transportasi.

“Optimalisasi VIOLA dan BPJS Keliling merupakan implementasi program Layanan Ujung Negeri (LANURI), salah satu Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. Hari ini LANURI dilaksanakan serentak di 558 titik kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Sebanyak 179 titik menghadirkan layanan BPJS Keliling dan 379 titik lainnya menyediakan layanan VIOLA,” ujar Prihati saat peluncuran LANURI dan penutupan Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil maupun daerah dengan akses transportasi yang terbatas.

Pada kesempatan itu, Prihati juga memaparkan capaian Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan yang telah mencapai 91,53 persen.

Program tersebut terdiri dari empat program Customer Centric yang berfokus pada kebutuhan peserta JKN dan empat program Collaborative yang dijalankan melalui sinergi dengan kementerian, lembaga, serta berbagai pemangku kepentingan.

Sejumlah program yang telah berjalan di antaranya JKN 3T melalui kerja sama pengoperasian kapal bantu rumah sakit dan pengiriman tenaga kesehatan ke wilayah terpencil, P-Care MBG untuk pemantauan kesehatan petugas SPPG dan siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Eliminasi Inefisiensi melalui sistem intelligence claim guna mencegah potensi kecurangan (fraud) dalam penyelenggaraan JKN.

Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus, mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan dalam memperluas layanan JKN hingga ke pelosok Indonesia.

Menurutnya, jaringan Koperasi Desa Merah Putih yang telah tersebar hingga tingkat desa dan didukung akses internet dapat dimanfaatkan sebagai titik layanan VIOLA maupun BPJS Keliling.

“Kami akan mendorong pengurus koperasi di daerah 3T untuk mendukung pelaksanaan LANURI sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” katanya.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Pusat Kesehatan TNI, dr. Hadi Juanda. Ia menyebut jaringan fasilitas kesehatan milik TNI siap mendukung pelaksanaan LANURI melalui pemanfaatan rumah sakit, kapal rumah sakit, hingga sekitar 76 ribu personel Babinsa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, BPJS Kesehatan berharap akses layanan JKN semakin merata sehingga masyarakat di wilayah terpencil tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas. (*/Rd)

Editor : Ryanto

Berita Terkait

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri
Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh
Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas
ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI
Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI
Menteri ATR/BPN dan Menteri PKP Luncurkan Program Sertipikasi Gratis untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Sekjen ATR/BPN Targetkan Kinerja 2026 Capai 98 Persen, Kanwil dan Kantah Diminta Perkuat Evaluasi
Kementerian ATR/BPN dan Komisi II DPR RI Perkuat Reforma Agraria, Dorong Optimalisasi Peran Bank Tanah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:00 WITA

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:37 WITA

Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WITA

Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:08 WITA

ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:54 WITA

Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI

Berita Terbaru