Dewan Pers Belum Putuskan HPN 2027, SMSI Usul Jakarta dan Dapat Dukungan AMS

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Newsline.id — Polemik mengenai lokasi dan pihak yang akan menjadi pelaksana Hari Pers Nasional (HPN) 2027 masih bergulir. Hingga Rabu malam, 2 September 2026, Dewan Pers belum menetapkan lokasi maupun konstituen yang akan ditunjuk sebagai penanggung jawab penyelenggaraan HPN 2027.

Kepastian itu disampaikan sejumlah anggota Dewan Pers setelah lembaga tersebut melakukan pertemuan dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada Rabu siang. Pertemuan tersebut secara khusus membahas kesiapan PWI sekaligus mendengarkan pandangan organisasi tersebut terkait penyelenggaraan HPN 2027.

Anggota Dewan Pers Abdul Manan menegaskan, pertemuan dengan PWI belum merupakan forum pengambilan keputusan. Dewan Pers masih akan mendengarkan pandangan dari konstituen lainnya sebelum menentukan sikap.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Abdul Manan, persoalan utama bukan semata-mata mengenai siapa yang menjadi penyelenggara, tetapi bagaimana HPN dapat benar-benar menjadi momentum bersama seluruh komunitas pers Indonesia.

Ia menilai, meskipun tanggal 9 Februari memiliki keterkaitan historis dengan PWI, HPN pada hakikatnya merupakan peringatan bagi seluruh insan pers. Karena itu, penyelenggaraannya dinilai perlu melibatkan seluruh konstituen Dewan Pers secara proporsional.

Abdul Manan juga menyebut praktik penyelenggaraan HPN selama ini masih menimbulkan persoalan karena sebagian agenda dinilai lebih banyak berpusat pada satu organisasi wartawan.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu dievaluasi agar peringatan HPN tidak kehilangan makna sebagai momentum bersama seluruh ekosistem pers nasional.

Bahkan, muncul pula gagasan untuk melakukan revisi terhadap Keputusan Presiden yang menjadi dasar penetapan HPN. Revisi tersebut, antara lain, dapat diarahkan untuk memperjelas ketentuan mengenai penyelenggara atau penanggung jawab HPN.

Namun, langkah tersebut masih menjadi salah satu alternatif apabila nantinya tidak ditemukan titik temu di antara seluruh konstituen Dewan Pers.

Setelah mendengarkan PWI, Dewan Pers dijadwalkan melanjutkan pembahasan dengan konstituen lainnya. Hasil dari rangkaian pembahasan tersebut nantinya akan menjadi bahan bagi Dewan Pers untuk mengambil keputusan melalui rapat pleno.

Anggota Dewan Pers Muhammad Jazuli juga memastikan belum ada keputusan resmi mengenai lokasi maupun pihak yang akan bertanggung jawab atas kepanitiaan HPN 2027.

“Secara resmi Dewan Pers belum menetapkan lokasi maupun konstituen yang menjadi penanggung jawab panitia HPN,” kata Jazuli.

Pernyataan serupa disampaikan anggota Dewan Pers Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si. Menurutnya, pertemuan dengan PWI baru sebatas forum pembahasan dan belum menghasilkan keputusan mengenai organisasi pelaksana HPN 2027.

Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto turut menegaskan bahwa pertemuan tersebut belum sampai pada tahap penetapan.

“Belum, tadi hanya pertemuan untuk mendengarkan paparan PWI. Habis ini bicara dengan seluruh konstituen,” ujarnya.

AMSI Minta Semua Pihak Menunggu Forum Dewan Pers

Status keputusan yang masih terbuka tersebut juga dibenarkan Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dhyatmika atau yang akrab disapa Bli Komang.

Dalam komunikasi dengan Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, Wahyu menyampaikan bahwa Dewan Pers dan seluruh konstituennya belum kembali menggelar forum bersama untuk menetapkan lokasi serta pelaksana HPN 2027.

“Belum ada rapat lagi bang. Sebaiknya kawan-kawan PWI bersabar menunggu rapat tersebut,” ujar Wahyu.

Dengan demikian, berbagai informasi mengenai lokasi maupun organisasi yang disebut-sebut telah ditetapkan sebagai pelaksana HPN 2027 belum dapat dianggap sebagai keputusan resmi Dewan Pers.

SMSI Usulkan HPN 2027 Digelar di Jakarta

Di tengah proses pembahasan tersebut, SMSI mengambil sikap dengan mengusulkan Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan HPN 2027.

Usulan itu dibahas dalam rapat pleno Pengurus SMSI Pusat yang berlangsung di kantor pusat SMSI, Jakarta, Rabu malam.

Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar mengajak seluruh jajaran SMSI, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk menjaga suasana tetap kondusif dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Sebagai Sekretaris Jenderal SMSI saya mengajak seluruh fungsionaris SMSI pusat dan daerah setanah air untuk menghindari penyebaran hoaks, dan menahan diri menunggu keputusan Dewan Pers,” ujarnya.

SMSI menilai Jakarta menjadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan untuk pelaksanaan HPN 2027. Namun, usulan tersebut tetap diserahkan kepada mekanisme pembahasan yang akan dilakukan Dewan Pers bersama seluruh konstituennya.

Menariknya, usulan SMSI tersebut mendapat respons positif dari AMSI.

Ketika ditanyakan mengenai kemungkinan dukungan terhadap usulan SMSI untuk menjadikan Jakarta sebagai lokasi HPN 2027, Wahyu Dhyatmika menyatakan kesiapan organisasinya.

“AMSI siap dukung SMSI,” tegasnya.

Dukungan tersebut memperlihatkan adanya peluang bagi konstituen Dewan Pers untuk membangun kesepahaman bersama terkait pelaksanaan HPN 2027.

Hingga Rabu malam, belum ada keputusan final mengenai lokasi maupun organisasi yang ditetapkan sebagai penanggung jawab dan pelaksana HPN 2027.

Seluruh pihak kini masih menunggu forum Dewan Pers bersama para konstituen. Hasil pembahasan tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Dewan Pers dalam menentukan keputusan akhir melalui rapat pleno.

Bagi komunitas pers, proses tersebut diharapkan dapat menghasilkan format penyelenggaraan HPN yang lebih inklusif, terbuka, serta mampu merepresentasikan kepentingan seluruh ekosistem pers nasional. (Red)

Editor : M. Abyan A

Berita Terkait

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Dua Bhabinkamtibmas Polda Jambi Raih Kompolnas Awards 2026 Kategori Peace
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome, Tekan Biaya dan Tingkatkan Mutu
Honda New Rebel 1100 Dapat Warna Baru, Tampil Makin Premium
Kepesertaan JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Dorong Faskes Tingkatkan Mutu Layanan
Jelang HUT ke-36, JNE Gandeng Muklay Ubah Armada Pengiriman Jadi Galeri Seni Berjalan
Pemerintah Satukan Layanan Perizinan TKA melalui OSS, Permudah Proses Investasi
Sarjito Resmi Jabat Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:56 WITA

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Sabtu, 19 September 2026 - 10:48 WITA

Dua Bhabinkamtibmas Polda Jambi Raih Kompolnas Awards 2026 Kategori Peace

Jumat, 18 September 2026 - 08:24 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome, Tekan Biaya dan Tingkatkan Mutu

Rabu, 16 September 2026 - 16:03 WITA

Honda New Rebel 1100 Dapat Warna Baru, Tampil Makin Premium

Rabu, 16 September 2026 - 16:00 WITA

Kepesertaan JKN Tembus 284,3 Juta, BPJS Kesehatan Dorong Faskes Tingkatkan Mutu Layanan

Berita Terbaru