JAKARTA, NEWSLINE.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan tol melalui pelaksanaan Operasi Microsleep dan Operasi Simpatik yang digelar secara berkala di seluruh ruas tol yang dikelolanya.
Program ini menjadi langkah preventif perusahaan untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan dan microsleep, terutama pada jam-jam rawan seperti malam hingga dini hari.
Dalam Operasi Microsleep, petugas melakukan pemeriksaan sederhana terhadap kondisi pengemudi guna mendeteksi tanda-tanda kelelahan. Pengendara yang dinilai kurang fit akan diarahkan untuk beristirahat di rest area sebelum melanjutkan perjalanan, sedangkan pengemudi yang dinyatakan siap dapat kembali melanjutkan perjalanan dengan tetap mengutamakan keselamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, melalui Operasi Simpatik, Hutama Karya memberikan edukasi langsung kepada pengguna jalan mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas. Petugas juga membagikan materi edukasi, kopi, makanan ringan, serta memasang stiker reflektif pada kendaraan angkutan guna meningkatkan visibilitas saat berkendara di malam hari.
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun budaya keselamatan di jalan tol.
Menurutnya, keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan fisik pengemudi. Karena itu, pengguna jalan diimbau tidak memaksakan diri berkendara ketika mulai merasa lelah atau mengantuk dan memanfaatkan rest area sebagai tempat beristirahat.
Sepanjang Juni 2026, operasi keselamatan telah dilaksanakan di berbagai ruas tol yang dikelola Hutama Karya, meliputi wilayah DKI Jakarta, Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, Aceh, Riau, hingga Sumatera Utara.
Di Provinsi Jambi, kegiatan berlangsung pada 24 Juni 2026 di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi sebagai bagian dari agenda rutin perusahaan dalam meningkatkan keselamatan berkendara di Jalan Tol Trans Sumatera.
Selain operasi berkala, Hutama Karya juga mengintensifkan patroli harian. Jika ditemukan pengemudi yang diduga mengalami kelelahan atau mengantuk, petugas akan mengarahkan kendaraan untuk berhenti sejenak agar pengemudi dapat beristirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Hutama Karya mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, menjaga kebugaran tubuh, mematuhi batas kecepatan, serta tidak memaksakan perjalanan ketika mulai kehilangan konsentrasi.
Untuk mendukung perjalanan yang lebih aman, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan aplikasi Mozy yang menyediakan informasi ruas tol, lokasi rest area, hingga fitur pengingat waktu istirahat secara berkala.
Melalui berbagai langkah tersebut, Hutama Karya berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara terus meningkat sehingga angka kecelakaan di jalan tol dapat ditekan.
(Red)
Editor : Riyanto








