Kemenag Perbarui Kerja Sama, Konten Keagamaan di Platform Digital Perpusnas Makin Banyak

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Perbarui Kerja Sama, Konten Keagamaan di Platform Digital Perpusnas Makin Banyak

Kemenag Perbarui Kerja Sama, Konten Keagamaan di Platform Digital Perpusnas Makin Banyak

Jakarta, Newsline,id — Kementerian Agama (Kemenag) memperbarui nota kesepahaman (MoU) dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) untuk memperluas ekosistem literasi keagamaan di Indonesia. Inisiatif kerja sama ini diprakarsai Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam), setelah sebelumnya dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Kesepakatan ini mencakup pengembangan kepustakaan digital dan peningkatan akses literatur keagamaan bagi masyarakat di era digital.

Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat, mengatakan, kerja sama serupa yang telah dijalankan sebelumnya terbukti memberi dampak positif. “MoU serta PKS yang sudah dilakukan di periode sebelumnya banyak memberi manfaat untuk Kemenag. Kami melihat lebih banyak hal-hal produktif dan positif yang lahir dari MoU tersebut,” ujar Arsad kepada wartawan, Rabu (6/7/2025).

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, Perpusnas merupakan mitra strategis Kemenag dalam pengelolaan dan pengembangan kepustakaan. Menurutnya, Perpusnas memiliki posisi sentral dalam pembangunan literasi nasional.

“Dalam urusan kepustakaan, kiblatnya adalah Perpusnas. Ini yang membuat kami memandang pentingnya melanjutkan dan meningkatkan kerja sama ini,” jelasnya.

Salah satu fokus pembaruan MoU adalah pengembangan kepustakaan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban. Arsad menilai masyarakat perkotaan sering kali memiliki keterbatasan waktu untuk mengakses masjid sebagai ruang belajar, sehingga diperlukan solusi yang lebih fleksibel.

“Kepustakaan digital ini penting. Masyarakat perkotaan mungkin hanya punya waktu tertentu ke masjid, hanya untuk salat. Kalau ada literasi digital yang bisa diakses dari mana saja, itu solusi,” tuturnya.

Kerja sama ini mencakup integrasi konten keagamaan ke dalam platform digital milik Perpusnas serta pengembangan sistem pustaka daring bersama yang dapat digunakan oleh unit-unit Kemenag di seluruh Indonesia.

Arsad mengungkapkan, nota kesepahaman ini menaungi seluruh unit eselon I di bawah Kemenag, tidak hanya Ditjen Bimas Islam. Oleh karena itu, kerja sama ini diharapkan berdampak luas terhadap pendidikan dan pelayanan keagamaan secara menyeluruh.

Ia juga mengingatkan agar draf MoU diperiksa kembali, baik dari aspek teknis maupun substansi, agar sesuai dengan format kelembagaan yang berlaku. (*******)

Sumber : Kementerian Agama

Berita Terkait

Pertamina Drilling Siap Kembangkan Migas Nonkonvensional, Dukung Ketahanan Energi Nasional
Gandeng BSI, BPJS Kesehatan Perluas Akses Pembayaran Iuran JKN, Kini Bisa Lewat BYOND
Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Diskon Tol 10 Persen Berlaku 4–6 September, Ini Daftar Ruas JTTS dan Tarif Barunya
Hutama Karya Perkuat Gerakan Zero ODOL, 505 Truk Ditindak hingga Juli 2026
Direktur Lokataru Ditangkap, Polisi Sebut Terlebih Dahulu Jadi Tersangka
Indonesia Patriots Siap Hadapi IBL Musim 2025
Pemerintah Ambil Langkah Cepat Redam Gejolak Pasar di Tengah Gelombang Protes
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pertamina Drilling Siap Kembangkan Migas Nonkonvensional, Dukung Ketahanan Energi Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:33 WITA

Gandeng BSI, BPJS Kesehatan Perluas Akses Pembayaran Iuran JKN, Kini Bisa Lewat BYOND

Rabu, 9 September 2026 - 19:59 WITA

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman Pantau Layanan Penumpang di Bandara

Jumat, 4 September 2026 - 13:34 WITA

Diskon Tol 10 Persen Berlaku 4–6 September, Ini Daftar Ruas JTTS dan Tarif Barunya

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:20 WITA

Hutama Karya Perkuat Gerakan Zero ODOL, 505 Truk Ditindak hingga Juli 2026

Berita Terbaru