JAMBI, NEWSLINE.ID – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi dipastikan tetap berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November 2026. Kota Jambi akan menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang tahunan yang mempertemukan para peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi tersebut.
Kepastian pelaksanaan MTQ disampaikan Gubernur Jambi Al Haris dalam rapat bersama Pemerintah Kota Jambi yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (10/10/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Jambi Diza, serta sejumlah pejabat dan pihak terkait.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, muncul wacana mengenai kemungkinan perubahan jadwal MTQ menyusul kondisi cuaca dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Jambi.
Namun, setelah dilakukan pembahasan dan mempertimbangkan berbagai aspek, pemerintah memastikan pelaksanaan MTQ ke-55 tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Gubernur Jambi Al Haris menyebut sebagian besar cabang perlombaan dilaksanakan di dalam ruangan sehingga kegiatan dinilai tetap memungkinkan untuk digelar.
“MTQ tetap kita laksanakan sesuai jadwal. Sebagian besar perlombaan berlangsung di dalam ruangan, sehingga masih memungkinkan untuk berjalan. Namun, kegiatan di luar ruangan tetap kita sesuaikan dengan kondisi cuaca dan kualitas udara,” kata Al Haris.
Dipusatkan di Kantor Wali Kota Jambi
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jambi, Amrulsyah, kembali menegaskan bahwa MTQ ke-55 Provinsi Jambi tidak mengalami perubahan jadwal.
Menurutnya, rangkaian kegiatan akan berlangsung mulai 30 Oktober hingga 8 November 2026, dengan lokasi utama berada di Kantor Wali Kota Jambi.
“Iya, pelaksanaan MTQ sesuai jadwal. Lokasi di Kantor Wali Kota Jambi, sesuai permintaan Wali Kota,” ujar Amrulsyah saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).
Ia menjelaskan, mayoritas cabang perlombaan akan menggunakan masjid maupun gedung sebagai lokasi kegiatan. Sementara itu, hanya satu cabang yang direncanakan berlangsung di ruang terbuka.
Pertimbangan kondisi cuaca juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan MTQ. Pemerintah, kata Amrulsyah, turut memperhatikan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Sebagian besar perlombaan dilaksanakan di masjid dan gedung, hanya satu cabang yang di lapangan. Kita juga mengacu pada prediksi BMKG bahwa Oktober ini mulai turun hujan,” jelasnya.
Diharapkan Jadi Momentum Syiar Islam
Amrulsyah berharap seluruh rangkaian MTQ ke-55 dapat berjalan aman dan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat Jambi.
Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk mencari peserta terbaik dalam bidang Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum memperkuat syiar Islam dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Insyaallah, dengan berkumpulnya para penghafal Al-Qur’an dan dikumandangkannya ayat-ayat suci Al-Qur’an, Allah akan menurunkan rahmat-Nya untuk negeri ini,” ungkapnya.
Kota Jambi Siapkan Dua Agenda Besar
Selain menjadi tuan rumah MTQ ke-55, Kota Jambi juga dijadwalkan menjadi lokasi pelaksanaan Healthy Cities Summit (HCS) 2026 pada 23–24 November 2026.
Agenda berskala nasional tersebut direncanakan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto, sejumlah menteri, serta kepala daerah dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebelumnya, jadwal HCS 2026 yang semula direncanakan berlangsung pada 25–28 Oktober 2026 mengalami perubahan. Pelaksanaan kemudian dijadwalkan pada November dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah Jambi.
Dengan kepastian jadwal tersebut, pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait kini terus mematangkan berbagai persiapan agar pelaksanaan MTQ ke-55 Provinsi Jambi dapat berlangsung sukses, tertib, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Editor : M. Abyan A








