Sungai Penuh, Newsline.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh kembali melakukan rotasi dan pelantikan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkot Sungai Penuh. Sebanyak 16 pejabat dilantik dalam acara yang berlangsung pada Rabu malam (7/1/2026).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, sebagai bagian dari upaya penguatan struktur birokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri unsur pimpinan daerah, pejabat struktural, serta sejumlah undangan lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari total pejabat yang dilantik, tujuh orang menempati jabatan eselon II, sementara sembilan orang lainnya mengisi jabatan eselon III pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Pejabat Eselon II yang Dilantik:
1. Dianda Putra, S.STP, M.Si – Asisten I
2. Alpiantri, S.Kep, M.PH – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
3. Affan, SE, MM – Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia
4. YZ Oktovianus, S.T, M.T – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
5. Gunardi, S.KM, MM – Kepala Dinas Kesehatan
6. Zetria Delfi, SE, MM – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
7. Elma Sufentri, SE, M.Si – Kepala Dinas Sosial
Pejabat Eselon III yang Dilantik:
1. Bopi Harianto – Sekretaris Dinas Pendidikan
2. Yostizal – Sekretaris Dinas Perhubungan
3. Jumadil – Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan
4. Jamri – Sekretaris Dinas Kesehatan
5. Roma Isman – Kepala Bidang Mutasi BKPSDM
6. Ari Susanto – Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR
7. Dede Koswara – Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR
8. Roli Darsa – Kepala Bidang Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan
9. Ardiansyah – Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk menjawab tantangan pembangunan daerah.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, meningkatkan koordinasi lintas OPD, serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Kepercayaan ini harus dibuktikan dengan kinerja nyata, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegas Azhar. (fer)
Penulis : Periyanto








