MUARO JAMBI, NEWSLINE.ID– Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat terus diperkuat Pertamina EP (PEP) Jambi Field melalui program budidaya ikan air tawar berbasis sistem bioflok di Desa Kasang Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama lintas sektor pada Selasa (23/6/2026), yang melibatkan SKK Migas Sumbagsel, Pertamina EP Jambi Field, Pemerintah Desa Kasang Lopak Alai, serta kelompok budidaya ikan setempat.
Program ini bertujuan membangun kelompok budidaya yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut turut disaksikan jurnalis Forum Jurnalis Migas (FJM) Jambi dalam rangka Media Field Trip 2026 sebagai bentuk transparansi program industri hulu migas kepada publik.
Tim Corporate Social Responsibility (CSR) PEP Jambi menjelaskan bahwa program ini diawali dengan pelatihan teknis budidaya ikan, mulai dari pemilihan bibit, manajemen kualitas air, pakan, hingga pengendalian penyakit ikan.
Setelah pelatihan, perusahaan menyalurkan berbagai fasilitas pendukung seperti kolam terpal, aerator, pompa air, dan pakan awal untuk memperkuat produksi kelompok binaan.
Pendampingan juga dilakukan secara berkelanjutan melalui monitoring lapangan dan evaluasi rutin guna memastikan keberhasilan program di tingkat masyarakat.
Selain produksi, PEP Jambi juga membantu aspek pemasaran dengan membuka akses kerja sama agar hasil budidaya dapat terserap pasar secara lebih luas, termasuk produk olahan ikan.
Kepala Desa Kasang Lopak Alai, Pawi, menyampaikan apresiasi atas program yang dinilai mampu menggerakkan perekonomian warga desa.
Menurutnya, keberadaan program ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Melalui program ini, kelompok budidaya ikan di desa tersebut kini mampu meningkatkan produksi secara signifikan dan memperluas jangkauan pemasaran.
PEP Jambi menegaskan bahwa program pemberdayaan masyarakat merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan yang tidak hanya berfokus pada operasi migas, tetapi juga penguatan ekonomi lokal.
Dengan sinergi antara industri, pemerintah desa, dan masyarakat, program budidaya ikan bioflok diharapkan menjadi model pengembangan ekonomi desa yang berkelanjutan di wilayah Jambi.
(*/Red)
Editor : Riyanto








