JAMBI, NEWSLINE.ID – Taman Budaya Jambi resmi menetapkan 10 komunitas seni yang lolos kurasi untuk tampil pada Panggung Bersama Kabupaten/Kota Se-Provinsi Jambi Tahun 2026. Penetapan tersebut menjadi tahapan penting menjelang pelaksanaan ajang seni budaya yang akan digelar pada 31 Juli hingga 4 Agustus 2026 di Panggung Terbuka Rang Kayo Hitam, Taman Budaya Jambi.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Taman Budaya Jambi Nomor: 087/TBJ-II/VII/2026 tertanggal 2 Juli 2026 yang ditandatangani Kepala Taman Budaya Jambi, Dr. Sri Purnama Syam, S.ST., M.Sn. Seluruh peserta yang dinyatakan lolos telah melalui proses seleksi dan kurasi oleh tim kurator.
Proses penilaian dilakukan berdasarkan dua aspek utama, yakni konsep kekaryaan yang meliputi kejelasan ide, inovasi, aktualitas tema, dan struktur penyajian estetis, serta sumber kekaryaan yang menitikberatkan pada kedalaman riset, otentisitas budaya lokal, dan relevansi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) sebagai dasar penciptaan karya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Panitia menegaskan bahwa hasil kurasi bersifat final, mengikat, dan tidak dapat diganggu gugat. Namun, apabila di kemudian hari ditemukan kekeliruan administratif, keputusan tersebut dapat disempurnakan sebagaimana mestinya.
Adapun 10 komunitas seni yang dinyatakan lolos kurasi terdiri dari Sanggar Selingkung Bumi, Sanggar Bukit Menerang, Sanggar Seni Renjana, Sanggar Bumi Ketayo, Sanggar Teratai Putih, Sanggar Pelito Mudo, Sanggar Bakolantang, Sanggar Kuju, Sanggar Seni Tanjab Barat, dan Sanggar Gong Buleuh.
Seluruh komunitas tersebut akan menampilkan karya seni pertunjukan yang mengangkat Warisan Budaya Takbenda dari daerah masing-masing dengan tema “Merawat Tradisi, Menghidupkan Kreativitas”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelaku seni untuk menghadirkan interpretasi baru terhadap nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Panggung Bersama Kabupaten/Kota Se-Provinsi Jambi merupakan program yang digagas Taman Budaya Jambi untuk mempertemukan kekayaan tradisi dengan kreativitas seni pertunjukan masa kini. Melalui kegiatan ini, budaya lokal diharapkan terus berkembang tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi identitas masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi serta sumber pendanaan lain yang sah dan tidak mengikat. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem seni dan budaya di Provinsi Jambi.
Melalui Panggung Bersama 2026, Taman Budaya Jambi berharap dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap Warisan Budaya Takbenda, mempererat jejaring antar komunitas seni di kabupaten dan kota, sekaligus memperkokoh posisi Provinsi Jambi sebagai daerah yang kaya akan tradisi, budaya, dan kreativitas seni. (*/)
Editor : Riyanto








