TANJAB BARAT, NEWSLINE.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat merespons kondisi jembatan rusak di Desa Tanjung Benanak, Kecamatan Merlung, yang dinilai membahayakan pengguna jalan dan menghambat aktivitas masyarakat.
Upaya penanganan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., di Ruang Rapat Wakil Bupati, Rabu (17/6/2026).
Dalam pertemuan itu, berbagai pihak terkait duduk bersama untuk membahas langkah-langkah percepatan perbaikan infrastruktur yang menjadi akses vital bagi warga setempat. Jembatan tersebut selama ini berfungsi sebagai jalur penghubung utama yang menopang aktivitas sosial maupun roda perekonomian masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi, seluruh pihak yang hadir menyepakati pelaksanaan survei lapangan pada Jumat mendatang guna melihat secara langsung kondisi kerusakan dan menentukan langkah teknis penanganan yang paling tepat.
Perwakilan perusahaan PT Wira Karya Sakti (WKS) dan PT Inti Indosawit Subur (IIS) yang turut hadir dalam rapat menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kembali jembatan tersebut.
Wakil Bupati Katamso menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta sangat diperlukan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dijalankan pemerintah daerah.
“Kami berharap adanya dukungan dari pihak perusahaan untuk bersama-sama membantu perbaikan jembatan ini. Keberadaannya sangat penting bagi masyarakat karena menjadi akses utama yang mendukung berbagai aktivitas ekonomi dan sosial warga,” ujar Katamso.
Menurutnya, kolaborasi yang terjalin tidak hanya menjadi bentuk kemitraan yang baik antara pemerintah dan dunia usaha, tetapi juga wujud kepedulian bersama terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain membahas langkah darurat untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, rapat tersebut juga mengkaji solusi jangka panjang agar infrastruktur yang dibangun nantinya memiliki kualitas yang lebih baik dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, jajaran Bapperida, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Plt Kepala Dinas Perhubungan, Camat Merlung, serta perwakilan manajemen PT WKS dan PT IIS.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap langkah cepat yang dilakukan dapat segera menghadirkan solusi nyata sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar dan aman.
(Red)
Editor : Riyanto








