Wamen ATR/BPN: Sektor Pertanahan Jadi Pilar Penting Mendukung Asta Cita Presiden Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Newsline.id – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa sektor pertanahan memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan program Asta Cita yang menjadi arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Wamen Ossy saat menjadi pembicara pada kegiatan Akademi Politik yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa berbagai program prioritas nasional, mulai dari ketahanan pangan, energi, pengelolaan sumber daya air, hingga pengembangan ekonomi hijau, ekonomi biru, dan ekonomi kreatif, tidak dapat dilepaskan dari ketersediaan serta pengelolaan lahan yang baik.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberhasilan mewujudkan kemandirian bangsa sangat bergantung pada kepastian tata kelola pertanahan. Karena itu, Kementerian ATR/BPN memiliki peran penting dalam memastikan tersedianya lahan yang legal, terdata, dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung agenda pembangunan nasional.

Wamen Ossy juga memaparkan kondisi sumber daya agraria Indonesia yang didominasi wilayah perairan. Dari keseluruhan wilayah Indonesia, sekitar 77 persen merupakan kawasan laut, sementara sisanya berupa daratan dengan luas sekitar 189 juta hektare.

Dari total daratan tersebut, sekitar 118,1 juta hektare berada dalam kawasan hutan yang menjadi kewenangan sektor kehutanan. Sementara sekitar 70,1 juta hektare lainnya masuk dalam Areal Penggunaan Lain (APL) yang menjadi kewenangan ATR/BPN.

Hingga saat ini, sekitar 79,5 persen bidang tanah yang berada dalam kewenangan ATR/BPN telah berhasil dipetakan. Pemerintah terus mempercepat penyelesaian pemetaan terhadap bidang tanah yang masih tersisa, terutama di wilayah perbatasan dan kawasan yang berbatasan langsung dengan hutan.

Menurut Wamen Ossy, penyelesaian pemetaan secara menyeluruh akan menjadi fondasi penting bagi terwujudnya sistem data pertanahan nasional yang lebih akurat dan terintegrasi.

Selain pemetaan, pemerintah juga terus mendorong integrasi data melalui implementasi Kebijakan Satu Peta. Langkah tersebut dinilai sangat penting untuk mengurangi potensi tumpang tindih pemanfaatan ruang yang selama ini menjadi salah satu penyebab munculnya konflik dan sengketa agraria.

Ia menilai penggunaan basis data yang terintegrasi antarinstansi akan membantu menciptakan kepastian hukum, mempercepat pengambilan keputusan, sekaligus meminimalkan perbedaan data yang berpotensi menimbulkan persoalan di lapangan.

Melalui pemanfaatan teknologi dan sinkronisasi data lintas sektor, pemerintah berharap pengelolaan pertanahan di Indonesia semakin efektif, transparan, dan mampu mendukung tercapainya berbagai target pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita. (*/Fer)

Editor : Riyanto

Berita Terkait

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri
Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh
Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas
ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI
Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI
Menteri ATR/BPN dan Menteri PKP Luncurkan Program Sertipikasi Gratis untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Sekjen ATR/BPN Targetkan Kinerja 2026 Capai 98 Persen, Kanwil dan Kantah Diminta Perkuat Evaluasi
Kementerian ATR/BPN dan Komisi II DPR RI Perkuat Reforma Agraria, Dorong Optimalisasi Peran Bank Tanah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:00 WITA

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:37 WITA

Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WITA

Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:08 WITA

ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:54 WITA

Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI

Berita Terbaru