MERANGIN, Newsline.id – Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-54 tingkat Kabupaten Merangin berlangsung di Desa Tiangko, Kecamatan Sungai Manau, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan wisata Geopark Merangin Gua Tiangko tersebut dihadiri Bupati Merangin M. Syukur, Ketua TP PKK Kabupaten Merangin Hj. Lavita Syukur beserta jajaran, Sekretaris Daerah Zulhifni, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga kepala desa se-Kabupaten Merangin.
Peringatan HKG tahun ini tidak hanya menjadi momentum memperkuat peran gerakan PKK dalam pembangunan, tetapi juga dipadukan dengan pesan penting mengenai pelestarian lingkungan dan pengembangan potensi wisata daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Merangin M. Syukur menegaskan bahwa pembangunan daerah harus dimulai dari keluarga sebagai fondasi utama kehidupan masyarakat.
Menurutnya, kader PKK memiliki peran penting dalam mendampingi keluarga dan mendorong berbagai kegiatan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Acara ini harus bermanfaat. Sepulang dari sini, para kader dan jajaran pemerintah harus punya semangat baru untuk membantu keluarga, menggerakkan UMKM, mengajak masyarakat hidup sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan,” tegas M. Syukur.
Ia berharap peringatan HKG PKK tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Sebaliknya, momentum tersebut harus melahirkan aksi nyata yang dapat dirasakan masyarakat, khususnya di tingkat desa.
Dorong Pelestarian Gua Tiangko dan Lingkungan
Selain penguatan keluarga, Pemkab Merangin memanfaatkan momentum HKG ke-54 untuk mengajak masyarakat menjaga kelestarian kawasan wisata dan lingkungan.
Pesan tersebut terutama diarahkan pada kawasan Gua Tiangko dan Gua Sengering yang menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark Merangin Jambi.
M. Syukur mengingatkan masyarakat agar menjaga keasrian alam dan tidak melakukan peralihan fungsi lahan pertanian maupun persawahan untuk aktivitas pertambangan emas ilegal (PETI).
Menurutnya, kelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga potensi wisata sekaligus keberlanjutan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Pemkab Merangin juga berkomitmen meningkatkan akses menuju kawasan wisata Tiangko. Salah satunya dengan memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan menuju lokasi wisata.
Suasana kebersamaan semakin terasa dalam kegiatan tersebut. Rombongan jajaran Pemkab Merangin memilih menggunakan sepeda motor menuju lokasi acara.
Pilihan tersebut menjadi simbol kesederhanaan sekaligus upaya menerapkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan.
Melalui HKG PKK ke-54, Pemkab Merangin mendorong agar gerakan pemberdayaan keluarga berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat, penerapan pola hidup sehat, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan potensi wisata daerah.
Editor : M. Abyan A








