Komisi II DPR RI Soroti Anggaran Pascabencana, Menteri Nusron Pastikan Bisa Refocusing

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Newsline.id – Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, mempertanyakan kesiapan anggaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam penanganan pascabencana di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Senin (19/01/2026).

Dalam rapat tersebut, Mardani meminta kejelasan apakah tersedia anggaran khusus untuk mendukung proses pemindahan hak serta pemecahan sertipikat bagi masyarakat terdampak bencana. Ia juga mendorong agar potensi hambatan, terutama terkait keterbatasan anggaran, disampaikan secara terbuka.

Menanggapi hal itu, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, memastikan bahwa persoalan biaya tidak menjadi kendala. Ia menegaskan, jika diperlukan, kementerian dapat melakukan penyesuaian dan realokasi anggaran melalui mekanisme refocusing.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk soal biaya tidak ada isu, bisa kita realokasi dari anggaran lain. Tinggal dilakukan refocusing,” ujar Menteri Nusron.

Selain aspek anggaran, Nusron juga menjelaskan tantangan teknis dalam penanganan pertanahan pascabencana. Ia menyebutkan bahwa data pertanahan yang terbit setelah 1997 umumnya telah terdokumentasi dengan baik. Namun, kesulitan muncul pada tanah yang sertipikatnya terbit sebelum 1997 atau belum terdaftar, termasuk tanah adat dan tanah dengan alas hak lama.

Menurutnya, tantangan terbesar adalah proses rekonstruksi data ketika warkah dan peta hilang, kondisi fisik lahan berubah, serta batas-batas tanah tidak lagi jelas akibat dampak bencana.

Raker dan RDP tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi kementerian/lembaga, serta jajaran pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan ATR/BPN yang mendampingi Menteri Nusron dalam pembahasan tersebut. (Fer)

Editor : Feri

Berita Terkait

Wali Kota Sungai Penuh Jemput Dukungan Pusat, Usulkan Penambahan Fasilitas dan Dokter Spesialis
Cara Urus Sertipikat Tanah Mandiri, Ini Syarat dan Tahapan yang Harus Dipenuhi
Waspada Petugas Ukur Bodong, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Identitas dan Surat Tugas
ATR/BPN Perkuat Layanan Pertanahan di Mal Pelayanan Publik, Evaluasi Kualitas dan Koordinasi
Program Vaksinasi HPV ATR/BPN 2026, Upaya Lindungi ASN Perempuan dari Kanker Serviks
ATR/BPN Perkuat Digitalisasi Layanan Pertanahan, Utamakan Keamanan Data dan Kepastian Hukum
Manfaatkan Libur Lebaran, Masyarakat Diimbau Perbarui Data Sertipikat Tanah
Kenali 7 Jenis Sertipikat Tanah di Indonesia, Ini Penjelasannya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 21:35 WITA

Cara Urus Sertipikat Tanah Mandiri, Ini Syarat dan Tahapan yang Harus Dipenuhi

Sabtu, 4 April 2026 - 21:01 WITA

Waspada Petugas Ukur Bodong, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Identitas dan Surat Tugas

Jumat, 3 April 2026 - 20:56 WITA

ATR/BPN Perkuat Layanan Pertanahan di Mal Pelayanan Publik, Evaluasi Kualitas dan Koordinasi

Kamis, 2 April 2026 - 20:50 WITA

Program Vaksinasi HPV ATR/BPN 2026, Upaya Lindungi ASN Perempuan dari Kanker Serviks

Rabu, 1 April 2026 - 01:39 WITA

ATR/BPN Perkuat Digitalisasi Layanan Pertanahan, Utamakan Keamanan Data dan Kepastian Hukum

Berita Terbaru