Waspada Petugas Ukur Bodong, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Identitas dan Surat Tugas

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Newsline.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap keberadaan oknum yang mengatasnamakan petugas ukur tanah. Masyarakat diminta memastikan bahwa petugas yang datang ke lapangan benar merupakan petugas resmi dari Kantor Pertanahan (Kantah).

Direktur Survei dan Pemetaan Tematik ATR/BPN, Agus Apriawan, menegaskan bahwa langkah paling awal yang harus dilakukan adalah meminta petugas menunjukkan identitas kedinasan serta surat tugas resmi sebelum pelaksanaan pengukuran.

“Pastikan petugas membawa identitas dan surat tugas sebagai dasar pelaksanaan kegiatan pengukuran di lapangan,” ujar Agus Apriawan dalam keterangannya, Jumat (03/04/2026).

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, setiap kegiatan pengukuran tanah selalu didasarkan pada permohonan layanan pertanahan yang diajukan oleh masyarakat. Oleh karena itu, petugas resmi wajib membawa dokumen penugasan yang sesuai dengan berkas permohonan tersebut.

Menurutnya, surat tugas dan nomor berkas menjadi indikator utama bahwa kegiatan pengukuran yang dilakukan adalah sah dan dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa dokumen tersebut, masyarakat patut meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menanyakan informasi dasar terkait kegiatan pengukuran, seperti nomor berkas, nama pemohon, lokasi bidang tanah, serta tujuan pengukuran yang dilakukan.

Agus Apriawan menambahkan, tujuan pengukuran bisa beragam, mulai dari pendaftaran tanah pertama kali, pemecahan atau pemisahan bidang, hingga pengembalian dan penataan batas. Setiap kegiatan tersebut pasti terhubung dengan layanan pertanahan tertentu yang dapat dijelaskan oleh petugas resmi.

Jika masih terdapat keraguan, masyarakat dipersilakan melakukan verifikasi langsung ke Kantor Pertanahan setempat guna memastikan kebenaran kegiatan pengukuran tersebut. Hal ini penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Apabila petugas tidak dapat menunjukkan identitas, tidak membawa surat tugas, atau informasi yang disampaikan tidak jelas, masyarakat sebaiknya segera melakukan pengecekan ke Kantah. Ini bentuk kehati-hatian yang perlu dilakukan,” pungkasnya. (*/Fer)

Editor : Periyan

Berita Terkait

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri
Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh
Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas
ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI
Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI
Menteri ATR/BPN dan Menteri PKP Luncurkan Program Sertipikasi Gratis untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Sekjen ATR/BPN Targetkan Kinerja 2026 Capai 98 Persen, Kanwil dan Kantah Diminta Perkuat Evaluasi
Kementerian ATR/BPN dan Komisi II DPR RI Perkuat Reforma Agraria, Dorong Optimalisasi Peran Bank Tanah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:00 WITA

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:37 WITA

Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WITA

Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:08 WITA

ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:54 WITA

Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI

Berita Terbaru