Ditjen SPPR ATR/BPN Fokus Tingkatkan Akurasi Peta dan Percepat Layanan Pengukuran 2026

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Newsline.id – Memasuki awal 2026, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional melalui Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Ditjen SPPR) menetapkan sejumlah perjanjian kinerja baru di bidang pengukuran. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas data pertanahan agar terpetakan secara valid, akurat, dan terotorisasi sebagai dasar hukum pengelolaan pertanahan dan tata ruang.

Direktur Jenderal SPPR, Virgo Eresta Jaya, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan peningkatan akurasi produk-produk lama. Tahun ini, lebih dari separuh data ditargetkan telah memiliki tingkat akurasi yang dinyatakan sebenarnya, yakni sekitar 25 juta hektare. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Pimpinan yang digelar pada Rabu (14/01/2026) di Aula Prona Kementerian ATR/BPN.

Selain itu, perbaikan kualitas peta bidang tanah hasil survei dan pemetaan, khususnya terhadap peta data lama (KW456), juga menjadi prioritas. Ditjen SPPR menargetkan penyelesaian enam juta bidang pada 2026 dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk dukungan dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) di sejumlah daerah.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Virgo Eresta Jaya menegaskan, pembaruan peta lama penting untuk meminimalkan potensi tumpang tindih bidang tanah sekaligus meningkatkan keandalan data pertanahan nasional. Data yang akurat dinilai menjadi fondasi utama dalam mendorong kepastian hukum dan efisiensi pelayanan.

Di sisi lain, Ditjen SPPR juga mendorong penerapan proses pengukuran berbasis Service Level Agreement (SLA) baru agar layanan dapat diselesaikan tepat waktu. Pada 2025, proyek percontohan telah diterapkan di dua kantor pertanahan, dan kini diperluas menjadi tujuh kantor pertanahan (Kantah).

Ke depan, sebanyak 120 Kantah terbesar ditargetkan menerapkan Surat Edaran terkait standar SLA tersebut, dengan waktu penyelesaian pengukuran satu hari dan paling lama tiga hari. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan potensi tunggakan layanan serta meningkatkan kepuasan masyarakat.

Rapat Pimpinan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, bersama Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan. Seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya memaparkan capaian 2025 dan target 2026, diikuti pejabat pusat dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi se-Indonesia yang hadir secara luring maupun daring. (Fer)

Editor : Feri

Berita Terkait

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri
Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh
Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas
ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI
Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI
Menteri ATR/BPN dan Menteri PKP Luncurkan Program Sertipikasi Gratis untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Sekjen ATR/BPN Targetkan Kinerja 2026 Capai 98 Persen, Kanwil dan Kantah Diminta Perkuat Evaluasi
Kementerian ATR/BPN dan Komisi II DPR RI Perkuat Reforma Agraria, Dorong Optimalisasi Peran Bank Tanah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:00 WITA

Kemnaker Manfaatkan Teknologi AI untuk Perkuat Analisis Pasar Kerja dan Rancang Pelatihan Berbasis Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:37 WITA

Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Harus Dirasakan Secara Utuh

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WITA

Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat ATR/BPN, Tekankan Birokrasi Adaptif dan Berintegritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:08 WITA

ATR/BPN Pertahankan Opini WTP, Catat Prestasi 14 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:54 WITA

Menteri ATR/BPN Laporkan Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,73 Persen dalam Raker bersama Komisi II DPR RI

Berita Terbaru