JAMBI, NEWSLINE.ID – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., bersilaturahmi dengan jajaran Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi di lantai II Gedung MUI Provinsi Jambi, Rabu (21/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi upaya memperkuat sinergi antara Polri dan ulama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus membangun kehidupan sosial yang harmonis, damai, dan kondusif di Provinsi Jambi.
Dalam kegiatan itu, Kapolda Jambi didampingi Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., serta sejumlah pejabat utama Polda Jambi. Rombongan disambut Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. H. Umar Yusuf, M.H.I., bersama sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Provinsi Jambi KH. Sholahuddin Syargawi Al-Qodiri, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Prof. Drs. H. M. Hasbi Umar, M.A., Ph.D., serta Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Jambi Prof. Dr. H. Muchtar Latif, M.Pd.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Ummul Qur’an, dilanjutkan sambutan Ketua MUI Provinsi Jambi dan Kapolda Jambi, mauizotul hasanah oleh KH. Ramli Abdullah, S.Ag., M.Pd., serta doa bersama.
Ketua MUI Provinsi Jambi, Dr. H. Umar Yusuf, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Jambi beserta jajaran. Ia berharap komunikasi dan kerja sama antara MUI dan kepolisian terus ditingkatkan demi menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
Menurutnya, dukungan tokoh agama terhadap upaya pemeliharaan keamanan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga persatuan dan kerukunan.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo menegaskan bahwa silaturahmi dengan ulama merupakan langkah penting untuk membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan tokoh agama.
“Di mana pun saya bertugas, saya selalu berupaya menjalin silaturahmi dengan para pengurus MUI. Bagi saya, sinergi antara Polri dan ulama merupakan hal yang sangat penting karena keduanya memiliki peran yang saling berkaitan dalam menjaga ketenteraman dan keharmonisan masyarakat,” ujarnya.
Kapolda menjelaskan, komunikasi yang baik antara kepolisian dan ulama dapat menyatukan persepsi serta memperkuat langkah bersama dalam mencegah potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.
Polda Jambi, lanjutnya, siap membangun kolaborasi dengan MUI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Kerja sama tersebut diharapkan tidak sebatas hubungan kelembagaan, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia pun mengajak para ulama untuk turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas melalui mimbar dakwah dan khutbah, terutama mengenai pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, serta keamanan di lingkungan masing-masing.
Menurut Kapolda, dakwah yang menyejukkan dan pendekatan kepolisian yang humanis dapat berjalan beriringan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mencegah konflik sosial sejak dini.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda juga menyampaikan bahwa Polda Jambi telah memberangkatkan personel untuk membantu penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama, untuk mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus berdoa agar hujan segera turun sehingga kebakaran dapat diatasi dan aktivitas masyarakat kembali normal.
“Mari kita bersama-sama berdoa agar hujan segera turun sehingga karhutla dapat segera teratasi. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya penanggulangan karhutla dan menjaga lingkungan demi keselamatan serta kepentingan bersama,” tambahnya.
Dalam tausiah yang disampaikan pada kesempatan itu, KH. Ramli Abdullah menekankan bahwa silaturahmi merupakan sarana untuk menyatukan hati, mempererat hubungan, dan membuka jalan bagi terciptanya keberkahan.
Ia menjelaskan bahwa ulama dan umara memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan serta kedamaian bangsa. Ulama berperan membangun kesadaran moral melalui dakwah yang menyejukkan, sedangkan pemerintah dan aparat keamanan bertanggung jawab menjaga ketertiban serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Keduanya diharapkan berjalan beriringan dengan mengedepankan keadilan, keteladanan, dan pendekatan yang mengayomi.
Melalui silaturahmi tersebut, Polda Jambi berharap hubungan dengan MUI dan seluruh elemen tokoh agama semakin erat. Sinergi ini diharapkan menjadi salah satu fondasi untuk memperkuat kerukunan umat beragama, mencegah potensi konflik sosial, serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Provinsi Jambi.
Editor : M. Abyan A








